Kembali Ke Index Video


Goa sumurup klendrekan samigaluh kulonprogo "dapat menjadi tempat penelitian dunia pendidikan dan ilmuwan

Senin, 2 Februari 2015 | 15:45 WIB
Dibaca: 2261
Goa sumurup klendrekan samigaluh kulonprogo "dapat menjadi tempat penelitian dunia pendidikan dan ilmuwan
DI PINTU MASUK KELUAR GAOA SUMURP KLENDREKAN BANJARSARI KULONPROGO

KULONPROGO-pastvnews.com lanjutan membedah goa sumurup 4 atau akhir, Usai prosesi bedah goa sumurup berakhir, tim kembali menyantap hidangan yang telah di siapkan tuan rumah, dalam obrolan, tim mengucapkan terimakasih atas di pandunya dan suguhan dan jamuannya.

juga tak lupa tuan rumah wagimin dan Wintoko, balik bicara,  banyak mengucapkan terimakasih,  selain berharap kehadiran tim bedah, dapat ikut mengungkap keberadaan goa sumurup dan segala potensi desa, sehingga desa dapat lebih maju dan di kenal publik.

Kesimpulan yang menarik bagi tim jurnalist dan pastvnews.com, ialah keberadaan goa sumurup, bisa menjadi obyek wisata selain itu bila goa di kelola oleh padukuhan dan jombangan 12 akan lebih di kenal, sehingga pemerintah terkait akan lebih melirik untuk pemberdayaan masyarakat melalui program desa wisata.  

Wintoko dan Wagimin, menjelaskan kedepan lokasi akan di garap sebagai lokasi destinasi, oleh sebab itu kami harus banyak study banding bagimana cara menggarap desa wisata yang baik, apalagi goa belum ada pengelolanya, terkait bangunan jalan berundak yang telah ada di pintu keluar goa sepertinya ada sejak tahun 2000, tapi belum ada pokdarwis dan pengelonya “lanjut wintoko.

Sedang tim yang tergabung dalam sidak dan memiliki pengalaman serta meneliti goa,yakni bapak Soni, menambahkan, Sepintas goa sumurup  di klendrekan, itu sebagian batu batunya masih labil masif, indikasinya, stalaktit di dalam belum kompak.

Atau menyatu, dengan demikian bila yang masih aktif apabila sudah jenuh, maka akan membatu dan menjadi stalakmit (atau punukan) nah itu yang di namakan telah kompak, untuk mencapai hal ini di butuhkan waktu lama dalam proses alam,  Artinya karena kemungkinan sebagian masih ada batu jatuh atau retakan, maka hal ini perlunya adanya kehati hatian, serta perlunya ada penelitian, semisal dari jurusan geologi dari universitas atau pencinta alam yang mumpuni, nah ini menarikan dan akan menjadi bahan pendidikan bagi mahasiswa dalam mengungkap goa sumurup.

Di akhir penbincangan dengan tim wintoko dan wagimin, potensi yang ada juga masih banyak seperti halnya air terjun curuk sebatang,gunung  kucir, goa kepil dan sumber air yang lain merupakan potensi untuk di garap, sedang soal budaya di desa kami ada budaya, jalan kaki, juga event seni jatilan, solawatan, adat merti dusun dan wayangan dengan lakon Sri mulih setiap tahun menjadi ikon desa, biasanya di buka tiap 17 belasan, “pungkas mereka.  

Setelah banyak hal yang di ungkap, tim lantas pamit, dan tuan rumah memberikan segala hal sebagai oleh oleh yang semula di telah di santap, setelahnya ban menggelinding pulang ke jogja, namun kami menyempatkan mampir dan sholat jamaah mahgrib masjid di RS. PKU Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo. “Fid”




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi