Kembali Ke Index Video


Sahabat India-Atmajaya Yogyakarta, Perhelatan Budaya Sebagai Media Penyampaian Pesan Multikulturisme

Jumat, 20 Maret 2015 | 16:17 WIB
Dibaca: 2128
Sahabat India-Atmajaya Yogyakarta,  Perhelatan Budaya Sebagai Media Penyampaian Pesan Multikulturisme
MAHASISWA NONTON BARENG FILM INDIA

Depok Sleman-PASTVNEWS.COM, Sebuah perhelatan budaya yang terangkai dalam festival yang bertajuk “Sahabat India” digelar Universitas Atma Jaya Yogykarta (UAJY) bekerjasama dengan Kedutaan Besar India di Jakarta.

Dalam festival Sahabat India ini membawa pesan mulia yakni perbedaan dapat ditampilkan secara apik dalam bingkai budaya.

Kepala Humas UAJY, Theresia D Wulandari mengatakan dalam festival yang digelar Lobby Perpustakaan dan Auditorium Kampus II UAJY menyajikan berbagai pertunjukan seni dan budaya di mana masyarakat dapat menyaksikan tarian rakyat, drama tari, wayang, pertunjukan musik, pameran dan juga seminar serta pemutaran film baik dokumenter maupun film-flim Bollywood.

Ditambahkan Wulandari “Sahabat India” juga menampilkan seorang seniman muslim yang bernama Lakhwinder Wadali, seorang sufi singer yang berasal dari Guru Ki Wadali, Amritsar India.

Dalam performancenya Lakhwinder selalu tampil dengan mengkombinasikan musik klasik dan komtemporer dengan gaya yang fresh dalam Punjabi musik.

Selain tampil di Yogyakarta (UAJY), sambungnya, Lakhwinder juga tampil di kota-kota besar lainnya, seperti Jakarta, Bandung, Purwakarta, Surabya, Denpasar, Lombok dan Balikpapan. Dan sebelumnya Lakhwinder telah banyak tampil di berbagai ajang budaya di luar negeri, yakni Canada dan Dubai.

“Kegiatan ini digelar lebih dari 30 acara dan tersebar di berbagai tempat di Indonesia, mulai Banda Aceh hingga Lombok.

Di mana kegiatan ini menjadi bagian dari misi UAJY dalam mendukung pesan multikulturisme di Yogyakarta yang perbedaan sebuah keyakinan, agama dan bangsa dapat ditampilkan dan dipadukan secara indah dalam kesatuan budaya, karena seharusnya kita jangan memandang ada perbedaan akan tetapi bagaimana bisa bersatu dalam kesamaan, terutama dalam bingkai budaya” ungkap Wulan.

Festival Sabahat India diawali dengan pemutaran film India yang menceritakan seorang gadis yang bernama Jasmine yang lahir dan dibesarkan di London sehingga dia mengenal budaya London daripada budaya India, negara asal kedua orangtuanya.

Dalam film yang berjudul “Namaste London” ini oleh orangtuanya, Jasmine hendak dikawinkan dengan laki-laki India yang bernama Arjun, yang tinggal di Punjab dengan tradisi India.

Namun karena besar di London sehingga Jasmine lebih bergaya London, tidak setuju kawin dengan Arjun yang tinggal di desa kecil di India, meskipun ayahnya menganggap Arjun adalah laki-laki yang baik dan memahami budaya India. anjar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi