Kembali Ke Index Video


Wabup Gunungkidul Mengupas Pemimpin Dari Masjid

Senin, 30 Juni 2014 | 20:43 WIB
Dibaca: 1042
IMMAWAN WAHYUDI MEMBERIKAN PEMANDANGAN KEPADA JAMAAH TENTANG PEMIMPIN YANG DATANGNYA DARI MASJID

IMMAWAN WAHYUDI

Media online pastvnews.com, Menjelang buka bersama Ahad 29 juni 2014 di masjid Gede Kauman Yogyakarta berlangsung pengajian menjelang buka bersama.

Tokoh masyarakat sekaligus bupati Gunungkidul, mengatakan di forum itu,  di zaman modern pandangan tentang kepemimpinan sangat kurang, hal ini terlihat masjid tidak boleh untuk politik, bila sudah demikian  lalu untuk apa, sebab dari dulu masjid tak hanya untuk ibadah saja, akan tetapi juga untuk banyak kegiatan sosial termasuk politik.

Hal ini perlu kita ingat di zaman Nabi SAW,dia sebagai kepala negara dalam pemandangan modernnya yakni di madinah ada piagam madinah, yang kemudian mengumpulkan baginda nabi Muhammad SAW, mampu mengumpulkan tokoh tokoh muslim dan nasrani nmaun tidak ada pembagian kekuasaan baik legistatif, dan yudikatif ini sudah terjadi 16 abad yang lalu.

Pemilihan pemimpin kata immawan wahyudi di forum pengajian menjelang buka bersama 29 Juni 2014 di masjid Gede kauman tersebut lantas juga mengutif  Imam Ghozali  menjabarkan yang penting pemimpin bisa mensejahterakan rakyat atau tidak.

Sinar awal dan panduan kehidupan modern justru datang dari kalangan umat Islam, dan negar negara barat yang mendenggang denggungkan seperti halnya ilmu kedokteran sosiologi,kimia dan lain lain itu sesungguhnya awalnya adalah warisan dari para memikir pemikir dan filosofi filosofi Islam zaman dahulu.

Demikian sesungguhnya kehidupan yang komplek kemudian umat islam kemudian mengalami penurunan kualitas, pergeseran pengelompokan dan terjadi saling berdiri sendiri atau terkotak-kotak, bahkan ada yang mengaku paling ahli sunah.

Dan hanya faham kelompok kelompok selanjutnya ini lebih di utamakan dari pada Islam secara kaffah atau kebersamaan. Jelas Immawan di hadapan ratusan jamaah tersebut. Fid .




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi