KB Meningkakan Kualitas Sumber Daya Manusia
Kamis, 9 Juni 2016 | 06:59 WIBMedia pastvnews.com, Saat ini kasus kehamilan dan kelahiran usia remaja, yakni usia 15-19 tahun di Indonesia menjadi kasus tertinggi karena dari 104 kasus per 1.000 kehamilan dan kelahiran.
Oleh karena itu pencapaian target MDGs ke 5 khususnya dalam penurunan angka kematian ibu harus diperjuangkan secara sungguh-sungguh dan ekstra kerja keras.
Hal di atas diungkapkan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam sambuatan tertulisnya yang dibacakan Sekda Bidang Kesra dan Kepemerintahan, Sulistyo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Daerah ( Rakorda) Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga di hotel Inna Garuda.
Raja Yogyakarta ini juga mengatakan pelaksanaan pembangunan kependudukan dan KB merupakan salah satu modal pokok yang sangat strategis bagi investasi pembangunan sumber daya manusia.
Karea program kependudukan dan merupakan program hulu yang secara langsung dapat mempengarugi keberhasilan atu kegagalan program lain seperti lapangan pekerjaan, kesehatan maupun layanan pendidikan.
Lebih jauh Sri Sultan berharap dengan Rakorda ini nanti dirumuskan permasalahan-permasalahan dan melahirkan rekomendasi guna meningkatkan kinerja agar lebih optimal da akuntable untuk membawa perubahan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di DIY.
Sedangkan Kepala BKKBN Pusat yang diwakilkan oleh Sekretaris Utama BKKBN, Ir Ambar Rahayu mengatakan saat ini BKKBN melalui kegiatan prioritas program KKBPK dengan kegiatan strategisnya membentuk ‘Kampung KB’ di setiap kabupaten/kota. Di mana kampung KB ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung.
Dan secara khusus, imbuhnya, kampung KB bertujuan guna meningkatkan peran serta pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swsata dalam memfasilitasi, melakukan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat agar turut berperan serta aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai indikator baik dari bidang pengendalian penduduk dan KB maupun indikator lintas sektoral. anjar

Video Terkait
- WAKIL BUPATI GUNUNGKIDUL BELI KACA MATA DI ASONGAN MERAKYAT ?
- Hasil Proyek Dam Ngrandu Katongan Gunungkidul 'Serius Dipergunjingkan Petani 'Dinas Baru Mau Ngecek ?
- Pak Mentri 1 Ramadan 1437 H Sejak Senin 6/6/2016
- Inilah hasil rukyatul hilal kabupaten Gunungkidul 5 Juni 2016
- Saatnya Anak Muda Menangkal Paham Terorisme
- Waspadai Kebangkitan Ajaran PKI
- GEBYAR PAUD UNTUK PENGENALAN BUDAYA LOKAL YANG BERKARAKTER
- Peserta Kemah Kesurupan 'Rambutnya Menjadi Gimbal dan Mengeeras ?




