ADA THR ADA KEPUASAN KERJA
Kamis, 14 Juni 2018 | 12:31 WIBYogyakarta media warta digital PASTVNEWS.COM, hari raya Idul tahun 1439 H /2018 menjadi momentum yang terbaik bagi sesama untuk saling bermaapan. Saat lebaran kita tak bisa lepas dari kata THR sehingga para peraih uang saku dari perusahaan berdampak sangat positip.
Sementara bagi karyawan yang pulang kampung akan banyak memilih jalur yang baik agar cepat sampai kampung halaman dengan cara melewati jalan lintas maupun jalan Tol.
Selesainya pembangunan jalan tol dan bandara baru bisa memanfatkan sehingga arus dan pemudik terasa lancar bahkan terkiat biaya bisa efisien.
Setiap tahun mudik masyarakat Indonesia dalam menghadapi lebaran idul fitri telah menjadi tradisi nasional, Libur lebaran bagi karyawan dan pegawai tentu ini tidak bisa dilepaskan apa yang di kenal dengan Tunjangan Hari Raya atau THR.
Pemerintah sendiri itu sendiri telah memberikan aba-aba bagi perusahaan untuk dapat memberikan THR sebagai kewajibannya menjelang Idul Fitri, karena memang bagi para pegawai baik swasta maupun perusahaannya lainnya THR merupakan hal yang ditunggu-tunggu.
Alasan ini sangatlah tepat karena saat tiba Idul Fitri beragam kebutuhan keluarga meningkat tajam bahkan tak bisa terhindarkan seperti belanja baju baru, menjamu kerabat keluarga dan tamu yang berniat silaturohmi, bahkan pula dalam hari raya tradisi memberi uang menjadi bagian rangkaian di hari raya idul fitri.
Di hari lebaran juga tak terhindarkan biasanya juga ada saja acara reuni bersama teman-teman semasa sekolah dengan adanya pertemuan tersebut, tentu akan sangat ganjil jika tak keluar biaya.
Bahkan perasaan ingin dilihat sebagai sosok yang sukses selama bekerja yang ditekuni di perantauan menjadi bagian pengeluaran maka THR tentu sangat bermakna bagi siapapun.
Sementara itu Pegawai Negeri Sipil sudah cuti bersama sejak 11 Juni hingga tanggal 20 Juni 2018.
Masa Idul Fitri dengan liburan yang panjang menjadi moment istimewa bagi karyawan dan keluarganya untuk menikmati hasil dan jerih payah selama bekerja. Tentunya juga sangat penting sebagai penghormatan bahkan mendapatkan THR dari tempat bekerja apapun instansinya membuat para karyawan sangat merasa dihargai orang Jawa bilang di uwongke atau di manusiakan sebagai mitra sehingga setelah usai idul fitri dan kembali bekerja mereka akan lebih giat serta bertanggung jawab akan pekerjaannya.
Tentu pula beda penerimaanya bagi karyawan yang tidak mendapatkan THR, maka ada kemungkinanmereka merasakan perusahaan tempatnya bekerja di pandang tak bonafit atau tak menjanjikan, dengan demikian karyawan di suaatu perusahaan maka pasca lebaran bisa saja karyawan berprestasi justru malah berpindah karena THR saja tak di pikirkan.
Bagi perusahaan besar pemberian THR juga bisa sebagai branding perusahaan sebagai bagian perusahaan terpercaya, nah lewat muatan ini maka perusahaan jelaslah bila memberikan THR tidak akan merugi, sebab pasca lebaran saat masuk kerja akan mendorong karyawan tersebut dapat lebih mencintai pekerjaannya selain ini akan berimbas produktivitas mereka optimal.
Di akhir perbincangan dengan pastvnews.com, kohbing menjelaskan, sementara libur lebaran yang panjang saat lebaran efeknya juga positif dapat meningkatnya perekonomian di daerah-daerah atau di Desa desa karena bagian dari mudik tersebut menjadi sebuah perputaran penyebaran keuangan yang bisa merata hingga ke ranah wisata Idul Fitri serta THR mampu membuat kampung halaman semarak pungkas Koh Bing di sela sela memberi parsel baju koko terhadap karyawan dan para relasi bisnisnya.’ tim red





