Rakernas SPAMK Di Yogyakarta Sebagai Momentum Untuk Sosialisasi
Jumat, 5 Mei 2017 | 16:06 WIB
Jamaknya Rapat Kerja Nasional pada umumnya adalah momentum untuk evaluasi program serta membahas program satu tahu depan , pada Rakernas FSPMI – SPAMK di Yogyakarta dijadikan sebagai media sosialisasi untuk pekerja di bawah naungan SPAMK di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Mengingat Jawa bagian Tengah ini, DIY dan Jawa Tengah, belum banyak pekerja yang bergabung dalam wadah organisasi SPAMK.
Selain melakukan sosialisasi atau pengenalan SPAMK di kalangan pekerja di sector otomotif, jajaran SPAMK juga bermaksud memperjuangkan kesejahteraan para pekerja.
Kami melihat ada ketimpangan upah antara Jawa bagian barat, Jawa Bagian tengah dan Jawa bagian Timur.
Gaji di Jawa bagian barat dan bagian timur, gaji pekerja di kedua daerah ini sudah di atas Rp 3 juta” kata ketua panitya Tomi Junianur., astra, dpp bid org
Ketua bidang organisasi DPP SPAMK ini menambahkan jawa bagian tengah ini ibarat cekungan yang sangat dalam jika dibandingkan dengan Jawa bagian barat maupun bagian timur. Oleh sebab itu DPP SPAMK sangat prihatin dengan kondisi ini, sehingga cekungan ini harus bisa ditutupi. Dan DIY harus bisa berkembang dimana kami melakukan advokasi kepada para pekerja di bidang ini.
Karyawan PT Astra juga menjelaskan PP 78 pada dasarnya merugikan buruh,yang mana dalam penentuan upah tanpa ada survey KHL. Sehingga PP ini menabrak UU dan ke depan DPP SPAMK akan mengajukan judivikal review.
SPAMK sendiri merupakan wadah bagi serikat pekerja yang bergerak di bidang perbengkelan, karoseri, baik dari usaha kecil hingga besar. Dan hingga saat ini SPAMK di Yogyakarta belum terbentuk. Sehingga salah satu alas an dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat Rakernas SPAMK, guna memperkenalkan SPAMK di kalangan pekerja di Yogyakarta dan sekitarnya.
“ Hingga saat sudah terbentuk kepengurusan 10 cabang, di antaranya terdapat di Bekasi, Bogor dan Semarang. Sedangkan di tingkat propinsi terdapat 6 kepengurusan SPAMK,seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Gorontalo” beber Tomi di sela-sela Rakerenas. jar/san

Video Terkait
- Ratusan Sopir Taksi Manual Mogok Kerja Tuntut Taksi Online Tak Beroperasi Di Jogja
- Dualisme TPR Goa Cerme Gunungkidul dan Bantul Membuat Kunjungan Wisatawan Menurun Drastis
- REVITALISASI KAWASAN MALIOBORO TAHAP KEDUA 2017 DIKEBUT
- TMMD Kodim 0730 Gunungkidul Tinggalkan Jejak Buat Jalan 800 Meter di Candirejo Semin
- Ujian Nasional SMK N 1 Nglipar Gunungkidul Masuk Runer Up




