Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Harus mampu mensikapi masalah-masalah kebangsaan di era millenial
Rabu, 27 Juni 2018 | 22:31 WIBJogja media online pastvnews.com, sebuah organiasi akan lebih progresif apabila banyak melakukan kerja konsolidasi untuk menuju arah yang lebih baik.
Perserikatan Muhammadiyah yang memiliki Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di gerakan agar mampu mensikapi masalah-masalah kebangsaan yang begitu kompleks.
Hajam Murus di,Ketua III Bidang Informatika dan Tekhnologi, didampingi Fuad Abdullah dan Endro W dalam Jumpa Pers di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jl. Cik Ditiro 23 Jogja Rabu 27/6/2018).
Lebih lanjut di jelaskan, Tanwir ke - 1 diharapkan bisa merumuskan pendekatan yang spesifik kepada generasi milenial tentang pentingnya jiwa nasionalisme serta semangat bela bangsa dan ini harus ditanamkan kepada generasi muda.
Karena para pendiri bangsa yang dengan rela mengorbankan jiwa dan raga,harta demi bangsa dan Negara.
Internalisasi nilai-nilai kepanduan yang lebih mengedepankan kedisiplinan,niat yang ikhlas dan pengorbanan tanpa pamrih, dan terus digelorakan di kalangan generasi muda.”imbuh Hajam. ’Isan

Video Terkait
- Taman pelangi Blawong Bantul libur lebaran 2018 jadi jujugan wisata anak
- Proyek Aspalisasi dan Jembatan Krosway Pindah Ke Desa Lain 'Warga Jelok Beji Bengok - Bengok'
- 66 tim amankan arus mudik bandara adsucipto 'Selama arus mudik dan balik 2018 lancar
- Silaturahmi Menjadi Budaya Kolektif.
- Masyarakat DIY Berduyun Duyun Syawalan di Kepatihan
- Ustod Rohim Plosokereb Sampaikan Ceramah Gaya Melawak Jamaah Tidak Bosan
- Khotib idul fitri 'Semua yang ada di alam semesta di kendalikan oleh yang Satu yakni Alloh swt.
- Tidak ada satupun institusi keagamaan (organisasi) yang dapat membela nasib seseorang di hadapan pengadilan Alloh





