Silaturahmi Menjadi Budaya Kolektif.
Minggu, 24 Juni 2018 | 07:35 WIBYogyakarta media online pastvnews.com, selam sebulan penuh umat islam menjealankan ibadah puasa dan pasca ramadan idul fitri 1439 H, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta mengadakan adakan syawalan, sabtu 23/06.2018 bersama dosen dan karyawan, di Auditorium Kampus 1 UAD, Jl. Kapas 9, Semaki, Yogya.
Agenda tersebut sekaligus untuk pelepasan 19 calon jamaah haji dari UAD Yogyakarta, sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si, menyampaikan umat islam pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai silaturahmi secara lebih berkualitas, baik dalam keluarga, masyarakat, UAD, juga dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.
Lebih lanjut Haedar Nashir, silaturahmi adalah nilai yang selalu dijunjung tinggi, yang sudah menjadi budaya kolektif. "Esensinya menautkan persaudaraan, baik yang diikat kekeluargaan maupun hubungan sosial,” papar Haedar, yang menambahkan saat ini silaturahmi bisa dijalin melalui media sosial.
Nashir juga menjelaskan, zaman now media sosial dapat dimanfaatkan untuk berbagi pada hal-hal yang menyangkut kebajikan. Sementara itu medsos juga merupakan ujian dalam bermedia sosial karena bisa akhlak yang buruk. "Ini harus dihindari, sebab media sosial itu bebas, memproduksi hal-hal yang memicu disintegrasi.
Di Indonesia terdapat 4.500 lebih perguruan tinggi dan hanya 68 perguruan tinggi terakreditasi A. dari 68 perguruan tinggi itu, hanya 27 perguruan tinggi swasta dan enam di antaranya berada di Yogyakarta, satu di antara itu Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang terakreditasi A. Haedar pun merasa bangga atas prestasi yang diraih Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) telah meraih akreditasi nilai A.
Lain hal dengan Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum mengaku prihatin sebab ada dosen dan karyawaan pada hari pertama tak kerja. Ia beranggapan gedung dan fasilitas yang bagus belum memengaruhi kinerja menjadi lebih baik. “Kampus perlu dikelola dengan baik, apalagi swasta, harus kerja ekstra,” tegas Kasiyarno. tim red

Video Terkait
- Masyarakat DIY Berduyun Duyun Syawalan di Kepatihan
- Pantai Baron Libur Lebaran Jadi Sasaran Wisatawan Untuk di Kunjungi
- GL Zoo Gembiraloka Tambah Satwa 'Libur Lebaran 2018 Jadi Incaran Jujugan Wisatawan
- Ustod Rohim Plosokereb Sampaikan Ceramah Gaya Melawak Jamaah Tidak Bosan
- Libur lebaran kendaraan padati Jogja jalan -jalan lintak wilayah macet
- Grebeg syawal keluar warga jogja berebut gunungan
- Khotib idul fitri 'Semua yang ada di alam semesta di kendalikan oleh yang Satu yakni Alloh swt.
- Tidak ada satupun institusi keagamaan (organisasi) yang dapat membela nasib seseorang di hadapan pengadilan Alloh
- Takbir dan Tahmid Menggema Membuat Khusuk Dihalaman Balai Kota
- Rawan kemacetan setiap lebaran di wiyoro hingga sampaan akan terjadi di musim libur lebaran
- ADA THR ADA KEPUASAN KERJA
- Inilah Data Titik –Titik Langganan Rawan Macet Di Seluruh DIY Saat Lebaran Tiba




