Cheng Ho Lahir Dari Keluarga Muslim
Sabtu, 1 Agustus 2015 | 19:02 WIBMedia -PASTVNEWS.COM, Sosok kebesaran serta keperkasaan Laksman Cheng Ho pasti tidak asing di pendengaran publik bahkan tak ada yang meragukannya, Akan tetapi siapa sebenarnya sosok yang turut membesarkan negeri Tiongkok ini mungkin belum banyak yang mengetahui.
Laksamana Cheng Ho ternyata merupakan sosok seorang mulsim yang dilahirkan dari keluarga yang taat beribadah. Bahkan kakek serta ayah Cheng pernah naik haji apalagi leluhurnya merupakan keturunan Arab.
Sehingga tidak mengherankan jika Cheng Ho merupakan seorang muslim dan dalam ekspedisinya Cheng Ho selalu membawa misi perdamaian.
Teka -teki siapa sebenarnya Laksamana Cheng Ho terungkap dalam Diskusi Publik Jejak Cheng Ho Dalam Islam yang disampaikan Fan Jimin dari University Nanjiang RCC.
Fan Jimin mengatakan Cheng Ho yang lahir sekitar tahun1381 berasal dari Yunan, di mana Yunan hingga saat ini mayoritas beragama Islam, awalnya bermarga Ma.
Di saat pemerintahan Dinasty Ming, Cheng Ho berganbung dengan militer dan ikut berperang melawan Mongolia. Cheng terlihat gagah perkasa dan membawa kemenangan hingga akhirnya atasnya tersebut Kaisar C heng Le mengelarkan penghargaan dan bergantilah nama menjadi Cheng Ho.
Keperkasaan Cheng Ho rupanya benr-benar telah memikat sang Kaisar sehingga Cheng Ho kembali diberi kepercayaan untuk sebuah ekspedisi atau pelayaran keliling dunia. Salah satu tempat yang sempat disinggahi adalah Indonesia, bahkan dalam pelayarannya yang pertama Cheng Ho mampir di Palembang.
“Sebagai seorang muslim Cheng Ho juga memiliki peran dalam perkembangan islam di Indonesia meski tidak secara spesifik ada bangunan yang merupakan masjid peninggalan Cheng Ho.
Akan tetapi jejak sejarah Cheng Ho seperti di Semarang hingga saat ini masih terlihat” kata Fan Jimin.
Ekspedisi Cheng Ho sendiri hingga saat ini sudah berumur 610 tahun dan selalu menarik untuk dikupas apalagi jika dikaitkan dengan sejarah perkembangan Islam di Indonesia karena Cheng Ho dianggap turut mewarnainya.
Tidak benar selama ekspedisinya Laksamana Cheng Ho selalu menjajah negara yang disinggahinya. Cheng Ho tidak pernah menjajah, hal ini berbeda dengan marinir Eropa. Salah satu misi ekspedisinya, Cheng Ho justru membawakan isi perdamaian.
Salah satu buktinya adalah Cheng Ho selalu menumpas para perombak atau bajak laut. Hal tersebut diungkapkan Prof Fan Jimin dari Nanjiang University RCC, dalam diskusi publik dengan tema Cheng Ho dalam Jejak Islam Nusantara.
Lebih jauh Fan Jimin mengatakan di samping membawa misi perdamaian, Cheng Ho berupaya meningkatkan jalinan kerjasama bahkan juga meningkatkan pertukaran budaya ke negara-negera atau kerajaan yang disinggahinya.
Misi perdamaian ini dirasa sangat penting karena di masa pemerintahan Kaisar Ming, negera – negara atau kerajaan yang dulunya pernah berkunjung ke Tiongkok tidak lagi terjadi. Mereka jarang sekali dating ke Tiongkok.
Meski membawa sekitar 70 ribu prajurit dalam setiap melakukan pelayarannya, Fan Jimin menambahkan, Cheng Ho tidak pernah melakukan penjajahan. Para prajurit yang dibawanya dalamsetiap ekspedisi bukan merupakan prajuirt perang, melainkan prajurit pertahanan guna membantu selama pelayaran.
“Dalam catatan sejarah, tugas yang diemban Cheng Ho adalah mencari Kaisar yang dikabarkan telah melarikan di saat terjadi kudeta. Karena keperkasaan serta kehebatannya, Cheng Ho diberi tugas untuk menemukan sang Kaisar” sambungnya. "anjar

Video Terkait
- Ekspedisi Cheng Ho Bawa Misi Perdamaian
- PILKADES SERENTAK MENGHABISKAN DANA 3,8 MILYAR
- Tari dan Pencak Silat Cakra Kembang Pengkol Beraksi Memecah Besi -Bata
- Papan Nama Perekrutan PJTKI di Wedi Klaten Mencurigakan " Diduga Tidak Memiliki Izin Resmi
- Di Muntilan Jateng Ada Pungli Oleh Oknum Polisi PjR "Resahkan Pelaku Wisata
- Suharsono-Halim Ramaikan Pilkada Bantul 2015
- Subardi-Wahyu Cabub- Cawab Gunungkidul Siap Menang Dengan Jujur dan Kualitas
- Benyamin Mustangid di Terima Kpud untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul




