Titik Soeharto "Lunturnya Pemahaman 4 Pilar Mengancam Kekokohan Negara
Sabtu, 14 November 2015 | 16:08 WIBPakem-Media PASTVNEWS.COM, Lunturnya pemahaman terhadap nasionalisme dikalangan generasi mengancam kekokohan bangsa Indonesia. Sehingga hal ini dapat mengancam kedaulatan bangsa dan negara.
Oleh karenanya generasi muda harus dibangkitkan rasa nasionalismen tersebut. Karena jika generasi muda tidak segera ditanamkan rasa nasionalisme, suatu saat negara ini bisa tinggal sejarah.
Hal diatas disampaikan wakil ketua komisi IV, Titik Hediati Soerharto SE saat menyampaikan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Bumi Perkemahan Merapi, Sawungan Hargobinangun Pakem Sleman, 14/11. Di mana sosialisasi tersebut berbarengan dengan kegiatan Kemah Hijau dalam rangka Hari Puspa dan Satwa 2015.

MENYANYIKAN LAGU iNDONESIA RAYA
Lebih jauh politisi Fraksi Golkar ini menambahkan generasi muda harus, terutama pelajar harus dapat memahami empat hal mendasar yang dapat menpersatukan serta mengokohkan kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjaga kesatuan NKRI. Di mana empat hal mendasar tersebut tidak boleh dilupakan dan ditanamkan oleh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.
Empat hal mendasara tersebut, imbuh putri sulung mantan Presiden Soeharto, adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika. Pancasila sebagai ideologi negara yang mana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi pedoman hidup dalam bermasyarakat rakyat Indonesia.
“Pemahaman terhadap empat pilar negara, seperti Pancasila, UUD 45, NKRI serta Bhenika Tunggal Ika harus ditanamkan disetiap elemen masyarakat Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia tetap terjaga keutuhannya” sambung mbak Titik Soeharto.
Titik Soeharto juga menjelaskan Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa hendaknya dijadikan panutan dalam berkehidupan bernegara oleh seluruh masyarakay Indonesia. Sedangkan UUD 45 merupakan konstitusi negara, menjadi sumber hukum tertinggi bangsa ini. Dan Bhineka Tunggal Ika menjadi semboyan dalam menyatukan serta menjaga kesatuan negara republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, di hadapan ratusan pelajar mulai dari sekolah dasar hingga SMA, yang mengikuti Kemah Hijau, Titik Soeharto juga berpesan agar generasi muda tidak terjerumus ikut-ikutan dalamkegiatan yang tida bermanfaat, seperti demo anarkis. Sebagai generasi muda harus bisa menempati diri pada tempat yang baik.
“Generasi muda hendaknya juga harus dapat meneruskan dan meniru para pejuang. Generasi muda sekarang dapat berjuang melawan narkoba. Generasi muda juga jangan sampai terjerumus dalam seks bebas. Boleh membuka internet tetapi internet untuk belajar yang baik” saran mbak Titik.
Selain itu anggota DPR RI dari Dapil DIY ini juga menyampaikan pesan, generasi muda harus berjiwa Pancasila, menjunjung tinggi kegotongroyongan dan harus selalu menjaga sopan santun. “Anjar”

Video Terkait
- DPR -MPR RI Masa Reformasi Tetap Petahankan NKRI dan Tak Mengubah Pembukaan UUD 45
- Sumur Tua di Keramatkan warga di Jual "Dugaan Ada Penyerobotan "Pemilik Tidak Terima
- Ketua DPRD DIY H.YoEke Indra Agung Laksana SE' Tandatangani Prasasti Desa Wisata Pucung Rejo
- Potong tumpeng awal sarasehan tentang sumber daya air di huntap cangkringan
- Sarasehan Tosan Aji Nglipar Gunungkidul mampu menguak keberadaan Tosan Aji masuk Unesco




