Kembali Ke Index Video


Berkedok LSM Kades Parit Bilal Tanjab Di Teror 'Karena Proyek Jalan Desa

Selasa, 20 September 2016 | 20:18 WIB
Dibaca: 2039
Berkedok LSM Kades Parit Bilal Tanjab  Di Teror 'Karena Proyek Jalan Desa
kantor kepala desa parit bilal tanjab

Media pastvnews.com, kepala desa kena teror terkait pembangunan desa, kepala desa Parit Bilal Kabupaten Tanjab bapak Asyhari dirinya mengaku banyak di teror yang mengatas namakan lsm,

Permintaan dan kritik tak jadi soal, tetapi, sebaiknya Kalau memang salah saya kasih tau dimana salahnya biar kami tahu dan kami akan membenahi, jika memang ada yang tidak benar dengan pekerjaan kami silahkan kekantor atau kerumah kan enak, kita bisa tahu siapa orangnya, dari LSM apa, kata Kades tersebut.

Legalitasnya resmi atau tidak,kami juga ingin tau jangan telpon dengan sms mengatakan ingin melaporkan pada kejati, kan kurang logis.saya sebagai kepala desa juga mau tau salahnya dimana, dasar laporan pada kejati itu apa ? Kita ini ingin membangun desa kok malah mau dilaporkan.kata beliau pada Media PASTVNEWS.com

Namun saya pribadi tidak terlalu menanggapi teror telpon dan sms demikian, karena saya anggap ini sebagai cobaan saya dalam memegang amanah walau ada juga masyarakat.

Saya yang meminta agar dilaporkan hal ini pada pihak berwajib, tentu saya juga berharap kepada mereka yang mengaku LSM lewat sms dan telpon tersebut silahkan silaturahmi dan terangkan pada saya dan masyarakat apa yang salah agar kami dapat benahi, karena kita ingin membangun desa jadi kami butuh dukungan. Imbuhnya lagi.”

Kita semua berharap agar kepala desa bersama perangkatnya jangan sampai salah mengelolanya,supaya berhati-hati dalam menggunakan anggaran dana desa yang angkanya mencapai Rp.600 juta setiap desa tersebut,

Apabila kepala desa tidak sejalan dengan sekdes beserta perangkat desa lainnya bisa berdampak buruk nanti. Maka gunakan dana desa sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada dan kerjakanlah sesuai RAB pada saat pengusulan, apabila realisasi dana desa akan diawasi oleh banyak pihak karena itu penggunaan dana desa untuk kepentingan masyarakat dan harus transparan. (JA)

  


Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi