Bambang Purwadi Lemas Pasca Konsumsi Obat Dari Resep Klinik Rawat Inap
Senin, 1 Agustus 2016 | 09:48 WIBKlaten-media pastvnews, warta lintas kasus Bambang Purwadi (70) warga Perum Delanggu Indah, Delanggu Klaten di duga menjadi korban salah obat yang dibuatkan oleh oknum dokter di sebuah Klinik Rawat Inap pratama, yang beralamat di jalan Delanggu, Sabrang Delanggu.
Sebagaimana dituturkan, Endang istrinya,k orban pada mulanya merasa pusing, oleh sebab itu kemudian istrinya membawa ke klinik R. Sari.
Menurut istrinya setelah sampai di Klinik Husada, Bambang lantas mendapat perawatan, kemudian oleh dokter diberi suntikan serta beberapa bungkus obat diantaranya, Paracetamol, Metoclopramide HCL 650 mg, Antalgine 500 mg,Papaverine HCL 30 mg, Extract belladonna 5 mg,Trimethoprim 160 mg, Sulfamethoxazole 800 mg.
Setelah mendapat perawatan, pasien selanjutnya diizinkan pulang oleh pihak klinik dan berlanjut obat yang diberikan dari Klinik Pratama Rawat Inap, R.Husada diminum pasien sesuai petunjuk dalam resep.
Namun apa yang terjadi setelah mengkonsumsi Bambang justru merasa pusing dan mual disusul muncul di bagian tubuhnya bercak-bercak warna merah yang hampir memenuhi seluruh bagian tubuhnya.
Melihat hasil dan kondisi yang mengkhawatirkan maka istrinya mengantar kembalikan ke Klinik yang semula untuk berobat.
Setelah melakukan pemeriksaan, akhirnya pasien yang tak berdaya tersebut segera dirujuk ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, untuk mendapat perawatan intensif.
31 Juli 2016 korban yang merupakan pensiuan PNS tersebut tergolek lemas di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Jawa Tengah. (sant)

Video Terkait
- Bambang Purwadi Lemas Pasca Konsumsi Obat Dari Resep Klinik Rawat Inap
- Piyongyang Hadirkan Bregodo Rejoso dan Kawal Kirab Payak Wetan
- Kirab budaya payak wetan ajang ekspresi kegembiraan
- Kirab dan Pusat Budaya Desa Srimulyo di Payak Wetan
- Kisah penggali kubur 'Usai mengubur ternyata melihat mayat itu bisa berdiri dan sholat
- HUKUMAN MATI YES OR NO ?
- BASARNAS KERJA KERAS TARUHAN NYAWA
- YOGYAKARTA AJANG PE RTEMUAN ISARAG 2016, DI IKUTI 24 NEGARA




