Kisah penggali kubur 'Usai mengubur ternyata melihat mayat itu bisa berdiri dan sholat
Sabtu, 30 Juli 2016 | 08:43 WIBMedia pastvnews, bulan Ramadan 1437 H/2016 Masehi, baru saja berlalu bulan penuh ampunan dan bulan kebebasan dari api neraka dan setelah umat Islam berpisah dengan bulan taat maka tetaplah kita dalam ketatan.
Taubatan Nasuh adalah taubat yang benar-benar dilakukan oleh seseorang yang merasa menyesal atas dosa-dosanya dan tidak akan mengulang kembali dosa-dosanya itu.Taubatan semacam ini yang dikehendaki dan disenangi Allah SWT. Demikian isi khotbah Jumat (29/7) yang disampaikan Drs. H Jafari yang berlangsung di Masjid Baiturrahman ,Klidon, Sariharjo, Ngaglik Sleman.
Keteguhan seseorang dalama keimanan an keyakinannya menyebabkan ia mendapatkan anugerah Allah yang luar biasa.”tuturnya, sambil mencontohkan, sepenggal kisah seorang penggali kubur, disebutkan dalam kisahnya,bahwa penggali kubur Tsabit Al Bunani berkata: “Demi Allah Yang Tiada Tuhan selainNya,akulah yang memasukkan mayit Tsabit Al Bunani di dalam kuburnya.
Ketika telah kami kebumikan dan kuburnya terasa dengan tanah,tiba-tiba salah satu batu terjatuh di dalam kuburnya, sehingga aku turun untuk mengambilnya. Anehnya, aku lihat ia sedang berdiri melakukan shalat di dalam kuburnya, sehingga aku berkata kepada kawanku yang ikut bersamaku, Apakah kamu melihat kejadian ? Ia berkata : “ Jangan engkau beritahu bahwa ada kejadian seperti ini kepada orang lain,”
Setelah kemi menutup kembali kubur Tsabit Al Buanni, maka kami datang ke rumah putrinya dan kami bertanya, “ Apa yang selalu dilakukan Tsabit Al Bunani ketika masih hidup ? Tanya putrinya : “Mengapa engkau bertanya demikian ?
Setelah kamu memberitahukan kejadian tadi, maka ia berkata :” Ayahku Tsabit Al Bunani mengerjakan shalat selama lima puluh tahun, dan jika waktu sahur telah tiba , maka ia berdoa: “ Ya Allah , jika Engkau memberi kesempatan kepada seseorang melalukan shalat di dalam kuburnya, maka berilah aku kesempatan untuk melakukan shalat di dalam kuburku.
Allah tidak menolak permohonan untuk hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam permintaannya.” Itulah kisah Tsabit Al Bunani, seorang yang saleh yang telah melakukan shalat malam selama lima puluh tahun dan ia selalu berdoa agar ia diberi kesempatan menjalankan shalat di dalam kuburnya, maka Allah menerima yang ikhlas.
Setelah selesai Ramadhan, banyak orang-orang yang enggan atau ogah-ogahan melakukan shalat wajib, Shalat hanya dilakukan di bulan Ramadhan. Rasulullah pada malam Isra’ Mi’raj, diperlihatkan sekelompok orang yang membenturkan kepalanya ke batu sampai pecah, kemudian setelah itu kepalanya pulih kembali, kemudian dibenturkan lagi kepalanya hingga hancur.
Ketika Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat Jibril, “ Siapakah mereka ? Maka malaikat Jibril berkata “ Mereka adalah orang yang tidak melakukan shalat fardhu(wajib) .
Dalam firmannya, Allah disebutkan , bagi orang yang meninggalkan shalat fardhunya(wajib) tempatnya neraka Sakor, bagi orang lalai tempatnya neraka Wail, dan bagi yang senang mengulur-ulur waktu shalatnya tanpa alasan syar’I tempatnya neraka Ghowyn.
Hendaknya setelah Ramadhan, perbanyaklah amal kebajikan yang biasa kita lakukan pada bulan Ramadhan, lakukan shalat berjamaah di mesjid, mushola,surau, bertadabur Al-Qur’an, sodaqoh, menyanatuni anak yatim dan amal-amalan lainnya.
Di akhir kotbahnya yang di simak awak media pastvnews.com, Di serukan untuk menjahui segala larangan, tidak menganggu ketenangan dan ketentraman hidup bermasyarakat, rajin-rajinlah menghadiri majelis taklim,majelis dzikir, majelis dhuha.” tandasnya. Isan Riyanto.

Video Terkait
- HUKUMAN MATI YES OR NO ?
- SYAWALAN DENGAN HIBURAN CAMPURSARI “NGETREND” DI GUNUNGKIDUL
- Trah Sodinomo Banguntapan Bantul Perkumpulan Keluarga 'Mempererat Tali Persaudaraan
- IKATAN ANAK RANTAU GUNUNGKIDUL (IKARAGIL), MENGGUNAKAN MOMEN MUDIK UNTUK SYAWALAN BERSAMA
- Warga Dagan Pengkol Nglipar Syawalan '3 Penyanyi Tampil Syahdu
- Tiwul Gunungkidul 'Sing kondang gaplek watu lintang
- Gema Takbir 1437 H Kabupaten Tanjung Jabung Barat provinsi Jambi Meriah
- Takbir Akbar Kotagede Akhiri Ramadan 1437 H /2016 M Perjuangkan Palestina
- Ramadan 2016 Berakhir Lapak Pasar Malam Kuala Tungkal Dibongkar




