BASARNAS KERJA KERAS TARUHAN NYAWA
Kamis, 28 Juli 2016 | 02:11 WIBMedia pastvnews.com, warta kemanusiaan menjadi relawan perlu dedikasi tinggi itulah yang melandasi setiap personil Badan SAR Nasional (BASARNAS) dalam menjalankan tugas penyelamatan terhadap berbagai musibah.
Setiap anggota Basarnas dituntut memiliki kekuatan fisik yang prima dengan dilandasi semangat kemanusian yang tinggi dan tidak pernah mengeluh.
Di Yogyakarta yang dikenal cukup rentan terhadap musibah, menjadi ajang pertemuan ISARAG ( International Search and Rescue Advisory Group) yang melibatkan 24 negara se Asia-Pasifik.Badan SAR Nasional kini perhatian, berkat prestasinya yang diraih dalam penanggulangan dan penyelamatan berbagai musibah di tanah air.
Mengemban tugas kemanusiaan murni, mendorong Badan SAR Nasional (Basarnas terus berupaya menempa dan berbenah diri untuk menjadi terbaik dari waktu ke waktu.
Karena kemampuan dan kerja keras itulah untuk yang kesekian kalinya, Badan SAR Nasional ini menjadi pusat perhatian dunia.Sebagai bangsa Indonesia seharusnya merasa bangga mempunyai lembaga yang bertaraf internasional yang telah diuji segala kemampuan diberbagai penugasan kemanusiaan.
Apa yang diraih Basarnas dalam setiap menjalankan tugas kemanusiaan menjadi catatan tersendiri, masih ingat jatuhnya pesawat terbang Air Asia QZ8501 beberapa waktu lalu.
Basarnas dengan Tim SAR Gabungan mampu dan berhasil mengevakuasi korban maupun bangkai pesawatnya. Sejak itulah, Basarnas dalam forum internasional menjadi perhatian dunia.
Bahkan dalam setiap pertemuan ataupun diskusi, bertaraf internasional Basarnas menjadi nara sumber. Jatuhnya pesawat Air Asia kerap dijadikan bahan diskusi dan pelajaran dalam forum –forum pertemuan SAR tingkat Asia Pasifik.
Seperti Foruum ESA Rapid Disater Response : Search and Rescue Lessons Learned yang belangsung di Australia. Forum ini mengupas bagaimana Indonesia secara menyeluruh bekerja menangan kecelakaan Air Asia QZ8501 dengan fokus pada koordinasi dan berkerja sama yang melibatkan unsur berbagaia unsur termasuk kearifan local, pertahanan sipil domestik,Kepolisian, TNI dan luar negeri.
Cara Indonesia ini memunculkan perubahan cara pandang dunia internasional dalam menyoroti kasus jatuhnya pesawat Air Asia dan memunculkan inspirasi baru dalam menangani musibah serupa.
Peristiwa yang terjadi selama kurun waktu tertentu , seolah-olah membuka mata dunia, betapa pentingnya peran Basarnas dalam kancah penanggulangan dan penyelamatan jiwa dan nyawa, sementara jiwa dan nyawa personil menjadi taruhannya. Itulah Basarnas yang tak pantang menyerah. Isan Riyanto

Video Terkait
- YOGYAKARTA AJANG PE RTEMUAN ISARAG 2016, DI IKUTI 24 NEGARA
- Ijab kobul pasangan pengantin muslim baca syahadat
- Sadranan di Alas Wonosadi, Beji, Ngawen Meriah
- SYAWALAN MASJID MUHAJIRIN RAIH JUARA II DALAM LOMBA MASJID SE KECAMATAN DEPOK.





