Kembali Ke Index Video


Yuk menelusuri jejak kereta api di musium kereta api ambarawa jawa tengah (1)

Senin, 30 Mei 2016 | 16:00 WIB
Dibaca: 3098
Yuk menelusuri jejak kereta api di musium kereta api ambarawa jawa tengah (1)
DI MUSIUM KERETA API AMBARAWA JATENG

Ambarawa media pastvnews.com, ribuan kilometer persegi  lahan PT (Kereta Api Indonesia) KAI di jalur lawas Yogyakarta-Magelang-Ambarawa-Tuntang-Semarang   dan  beberapa kota  besar lainnya,  nyaris lenyap.  Jalur KA maupun aneka  bangunan permanen  yang legal maupun  illegal tumbuh subur.

Meski sebagian besar  jejak -jejak bangunan dan bekas instalasi jalur KA masih bisa dilacak keberadaannya. Rupanya kurang lengkap jika tidak berkunjung di Museum KA,   Ambarawa. Untuk menuju lokasi, tidak terlalu sulit, pengunjung dapat memanfaatkan kendaraan  roda dua maupun mobil.Jika Anda  dari  Semarang sekitar 40 km,  sedangkan dari Jogja dengan jarak tempuh 120 an Km.

Begitu memasuki komplek museum Kereta Ambarawa, disambut   puluhan loko dan gerbong,   sesekali hembusan angin menambah suasana nyaman, sejuk. Beberapa saat kemudian terdengar suara peluit dari stasiun.Puluhan kereta dan loko sebagai saksi sejarah panjang  perjalanan perkerta apian di Indonesia.Layak jika kemudian  museum Kereta Api Ambarawa menjadi alternative tujuan  wisata  di Jawa Tengah.

Menyaksikan dari dekat bangunan  usia ratusan  tahun itu, akan berdecak kagum betapa tidaak puluhan loko-loko,gerbang tua nampak menghiasi halaman museum, rata-rata usanya lebih dari  satu abad. Sebagaimana  diungkapkan Satiman mantan  masinis menyatakan rata-rata  loko dengan bahan bakar dari kayu bakar jati, atau residu.

Menikmati udara cerah di musuem ini, seolah-olah pengunjung dimanjakan dengan  fasilitas loko dan gerbong-gerbong. Pengunjung bisa  hanya sekedar duduk santai,berselfi ria dengan  latar belakang loko kuno dan bangunan bersejarah. Salah satu  loko tertua  buatan tahun  1891. Menyaksikan dari dekat museum Kereta Api Ambarawa seolah-olah menggugah kenangan masa lalu tentang kejayaan si roda besi.

Tercatat lebih dari  21 loko maupun kereta kuno, menghiasi halaman museum KA Ambarawa. Kereta –kereta loko ini pada masanya pernah melewati jalur rel yang menghubungkan Ambarawa-Tuntang-Baledono dan beberapa kota  di Jawa Tengah.

Loko-loko menyebar di berbagai tempat, rata –rata usianya lebih dari ratusan tahun. Beberapa  di antaranya mempunyai nilai sejarah, seperti loko  C28 buatan pabrik Jerman,loko ini pernah berjasa membantu pelarian  Presiden Soekarno dari Jakarta  ke Yogyakarta tahun 1946. Sedangkan loko  D5106 pernah bertugas  di jalur Hedjaz Raillway dan mengangkut jamaah haji  serta logistik tentara Turki.

Sebanyak  21  kereta loko semuanya  memiliki sejarah,diantaranya satu ditempatkan di Museum Palagan, dan  di Museum Kereta Api.Lokonya juga ada yang sudah dirajang di Cilegon, loko buatan Jerman yang hingga kini masih beroperasi hanya untuk melayani wisatawan B5202 dan B 2503,  loko B 2502 sempat berhenti hampir 11 tahun tidak operasi karena rusak dan tidak ada dana untuk memperbaiki. “ ungkap Satiman. @isan 'bersambung .....




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi