Warga Bobong Putat Gunungkidul Heboh Temukan Sumber Air Mancur Dari Batu
Sabtu, 4 Agustus 2018 | 23:58 WIBPatuk-media online pastvnews.com, salah satu venomena nyata dan menjadi bahan perbincangan warga Patuk adalah adanya temuan air mancur dari dalam batu yang saat musim kemarau tidak pernah kering sehingga air yang mengalir dengan debit yang hanya sekitar 20 liter per 6 menit tersebut kini banyak di manfaatkan untuk air minum.
Ketika awak media ini di buat penasaran maka langsung meluncur di lokasi TKP ternyata benar sumber air mancur tersebut ada di pinggir kali yang memang muncul dari permukaan batu tlatar lokasinya terbuka dan bisa di tonton serta di ambil airnya.
Menurut sumadi petugas pengumpul air kepada wartawan media pastvnews.com, 4 Agustus 2018 mengatakan lokasi air memang di pinggir kali dan masuk RT 08 Bobong Putat.
Saya gembira bertugas menjadi pengantar air tuk sono yang alami hingga ke pelanggan di berbagai tempat,
perhari harus setor ke lembaga RT baik jalan maupun ndak jalan Rp.1000 perhari sedang untuk galon sewanya 100 rupiah perhari untuk galon dari RT. Sementara air di ambil gratis namun saya jual Rp. 7500 per galon, dan saya memberi pendapatan atau bisa dibilang pajek ke RT Rp. 1000 perhari sehingga dalam perbulan 30.000 .
saya semula hanya bertahan 3 galon s/d 5 saja dan karena ada yang curiga di kira air sumur biasa sehingga srendet, namun setelah di nyatakan dengan kasat mata merupakan sumber air murni dan tanpa kapur serta asam yang rendah kisaran 19 maka air tersebut layak konsumsi dan ini sudah di tes layak minum langsung 'kata Sumadi.

SUMADI ANGKUT AIR MANCUR DARI TUK SONO, SIAP ANTAR KE PELANGGAN
Lebih lanjut Sumadi menjelaskan lebih dari 10 hari air tidak ada masalah juga tidak bau dan juga tidak ada endapan, nah yang penting tidak di jemur di tengah lapangan yang panas dan tak terurus.
saya selama 4 bulan dulu puasa tida apa apa, dan setengah tahun kemudian bisa jalan dan mampu mengantar sehari hingga puluhan galon, lanjut warga Rt 06 Bobong tersebut.
Alhamdulillah seiring dengan waktu yang telah 1 tahun lebih maka air mancur kian kondang dan ini di awali karena 1,5 tahun yang lalu susah air untuk kebutuhan air minum.
Jadi penemuan air sudah lama sebab sejak kakek nenk sudah ada namun baru sadar air ini bisa bisa lebih bermanfaat serta berlanjut saya dalam sehari pendapatan kisaran 100 ribu yang 40.000 untuk operasional ngantar ke sekitar Putat. Gedangsari, Nglegi, Bunder dan lainnya,
Saya kadang sampe sore, mas, antar air ke pelanggan 'pungkas dia yang menambahi sumber air mancur alam itu memang keluarnya dari batu di kenal dengan sumber air mancur tuk sono, saat musim hujan atau banjir air tertap jernih 'kata madi.
Dulu saya pekerja kasar ikut pasang rambu rambu lalin, kini saya iklas sebagai pengantar air, pungkasnya, pur/ym

Video Terkait
- Indonesia Targetkan 10 Besar Dalam Asian Games 2018
- Tri Joko: Perisai Berkarya Bersama Partai Berkarya Siap Kembalikan Kesejahteraan Rakyat
- Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi Resmikan Gedung KM Baruna Akademi Maritim
- Gerhana Bulan 28 Juli 2018 Akan Ada Kemunculan Gejala Blood Moon
- DARURAT KEKERINGAN GUNUNGKIDUL, 2018 ACT DIY GELONTOR 200 TANGKI AIR BERSIH





