Kembali Ke Index Video


Terkait MOS & Seragam SMKN1 Nglipar Gunungkidul Masih Dalam Peti Es ?

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 09:18 WIB
Dibaca: 1412
Terkait MOS & Seragam SMKN1 Nglipar Gunungkidul Masih Dalam Peti Es ?
Drs.Sudodo kepala dinas pendidikan dan olah raga gunungkidul

Gunungkidul-PASTVNEWS.COM, Nglilpar SMK I Nglipar yang beralamat Jalan Nglipar – Ngawen Km.06 Nglipar Gunungkidul, masih hangat jadi bahan pergunjingan di dunia pendidikan dan para wali murid yang anaknya di sekolahkan di tempat tersebut.

Seperti yang pernah di beritakan oleh media sejak 06 Agustus 2015 lalu hingga kini masih terkesan dingin dalam menanggapi  masalah pungutan seragam yang di Duga diluar batas kewajaran selain terkait masalah dana MOS setiap siswa di pungut 50.000 untuk kegiatan Masa Orientasi Sekolah.

Terkait MOS Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.55 tahun 2014 pasal 3 ayat 1 dan 2,  juga Pasal 4.

Pasal 3 (1) Sekolah dilarang melaksanakan masa orientasi peserta didik yang mengarah kepada tindakan kekerasan,pelecehan dan/atau tindakan destruktif lainnya yang merugikan peserta  didik  baru  baik  secara fisik  mau pun psikologis baik didalam maupun di  luar  sekolah.

(2) Sekolah dilarang memungut biaya dan membebani orangtua dan peserta didik dalam bentuk apapun.

Sedang Pasal 4, Kepala sekolah dan guru di sekolah yang bersangkutan bertanggung jawab dan wajib melaksanakan ketentuan peraturan.

Sementara SMKn 1 Nglipar ini  ternyata tidak tunduk kepada peraturan, bahkan Sekolahan yang sudah pernah dipertanyakan oleh komisi D DPRD Kab. Gunungkidul karena penambahan rombongan belajar ini terkesan menutupi masalah pungutan-pungutan yang dilakukannya.

Seperti Muria sebagai pendamping koperasi dalam  pengadaan seragam sekolah ketika dikonfirmasi via  HPnya ( 03/08/2015) mengatakan,  dirinya hanya mengarahkan kepada siswa pada saat sales seragam mendatangi sekolah, saya tidak berurusan langsung, yang berurusan anak-anak, kilahnya.

Ketika awak media menanyakan sales yang datang Muria seakan juga menutupi, kalau sales atau toko itu saya tidak mau sebutkan, karena itu privasi dalam bisnis, kata Muria.

Terpisah Bapak, Sunarto, kepala sekolah SMKN I Nglipar ketika diminta tanggapannya terkait pemberitaan sebelumnya mengatakan, guru pendamping koperasi yang ikut mengurusi seragam itu maksudnya untuk memilih barang yang bagus agar siswayang belum faham tentang kualitas kain yang akan di pakai, jadi guru pendamping mengarahkan yang baik, Tutur Sunarto,

Lebih lanjut Sunarto, merinci, ya sekolahan  gak pernah koordinasikan beli seragam siswa….hanya pas rapat wali murid disepakati oleh wali murid membeli di koperasi sisiwa. Kalau ada guru yang bilang jadi team itu gak betul wong dia cuma arahkan siswa “kilah Sunarto lewat SMS.

Beda lagi dengan Ng (47)  salah satu orang tua wali menyanggah kalau uang seragam ini dimusyawarahkan, kita diundang rapat hanya langsung diberi selembaran yang isinya beberapa pungutan, termasuk uang seragam, tidak benar kalau kita diajak musyawarah dan menyepakai.

Pihak sekolah dan komite langsung memberikan  dan membacakan selembaran itu, kita hanya suruh mendenganrkan,  kata Ng.

Wali murid lain  Bud (51), menyayangkan kalalu memang belinya di koperasi, kenapa harga di koperasi kok malah jauh lebih mahal dari harga dipasaran umum, apa koperasi siswa hanya sebagai kedok untuk berbisnis guru saja ?!, keluhnya.

Untuk masalah pungutan dana MOS, ketika diminta tanggapanya Sunarto terkesan diam, sampai berita ini diunggah belum ada tanggapan dari pihak SMK N I Nglipar.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, Drs.Sudodo ketika mau dikonfirmasi (Jum’at, 14/08/015) tentang masalah mos SMKN 1 Nglipar  hanya berucap, saya mau menghadap Bupati, lain kali aja ini belum ada waktu “Kata Sudodo, seraya meninggalkan ruangannya dengan alasan dipanggil  PLT Bupati tersebut.

Masih dinginnya tanggapan untuk menuju kebaikan di dunia pendidikan bisa jadi praktek MOS dan Seragam tersebut masih dalam kotak peti ES  "akankan terungkap atau bagaimana  ?? “Tim red




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi