Malioboro Yang Dulu -Malioboro Sekarang ‘Wajah Baru di Buru Orang
Selasa, 14 Februari 2017 | 10:10 WIBJogja media warta digital pastvnews.com, ada yang menarik wajah Malioboro di penghujung tahun 2016 lalu kemudian di tahun 2017 sudah berbeda dan cukup asri betapa tidak kawasan yang dulunya dikenal sebagai destinasi wisata hampir sudah dapat dipastikan, aktivitas tak pernah tidur.
berbagai aktivitas tumplek bleg di jantung kota Yogya ini. Malioboro Yang Dulu Malaioboro Sekarang ‘Wajah Baru di Buru Orang maka layak sebagai topik yang perlu di catat
Rasanya kuranga jika wisatawan tidak mampir sejenak menikmati padatnya Malioboro. Malioboro seolah-olah menjadiikon, kota Yogyakarta. Berbagai aktivitas, dari pagi para pedagang sudah menggelar lesehannya hinggatengah malam dinihari.
Pedagang mulai melakukan transaksi, pedagang menggelar dagangan, warung-warungm akan dengan tarif yang cukuppan tastif, pengamen pengasong, penjual koran,penjual souvenir,puncak kepadatan makin terasa saat siang hari. Pertumbuhan ekonomi Malioboro hamper tak pernah sepi pengunjung, transakasi pejalan kaki mulai memadati di jalu rsisi timur.
sementar sisi barat msih terasa pengab dan padat, dijejali berbagai aktivitas, pengasong yang menggelar dagangannya tak teratur, yang kadang kala menyita hak pejalan kaki, terutama di fable. Inikah wajah Malioboro tidur.
Keramaian wajar, karena Malioboro merupakan bagian dari sumbu ima jinasi. Apa dan siapa dibalik,pelaksana revitalisasi di lapangan, adalah sosok pendiam yang memiliki jiwa kerja keras dan bekerja sesuai tepat waktu. Adalah Wahyu Budianto atau disapa Pak We, diakui meski tidak ada pekerjaan yang sempurna hal ini diakuinya. Sebagai pelaksana di lapangan ia lebih banyak bekerja ada bekerja.
Sosok ulet, familiar dan pekerja ini merasa khawatir jika pekerjaan tak selesai. “ Alkhamdulilah saya bersyukur pekerjaan bisa selesai, meski ada penyempurnaan. Keberhasilan bukan dari saya, karena kerja tim dan kepercayaan yang terjalin selama ini, akhirnya bisa rampung,” ungkapnya.
Revitalisasi I Malioboro baru sajadi resmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pecan lalu,dan mendapata presiasi di kalangan pejabat pemerintahan, meski demikian sebagaimana diungkapkan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat pembukaan meminta sukan dari masyarakat Yogyakarta, terhadap penataan pendestrian Malioboro tahap pertama.
Mengingat masih ada ruang yang belumditatadandapatdiperbaiki agar masyarakat merasa aman dan nya man menikmati kawasan Malioboro.” Silahkan warga Yogya maupun wisatawan untuk mengkritisi dan memberikan masukan,karena kita masih akan memperbaiki ungkap Sultan. tim red

Video Terkait
- Malioboro Dulu -Malioboro Sekarang ‘PKL Tak Boleh Membuang Limbah Cucian Piring
- Proyek Jembatan Spektakuler di Gembyong Ngoro-oro Patuk Gunungkidul Menghubungkan Gayamharjo Prambanan 2018 Bisa di Pakai





