Proyek Jembatan Spektakuler di Gembyong Ngoro-oro Patuk Gunungkidul Menghubungkan Gayamharjo Prambanan 2018 Bisa di Pakai
Senin, 13 Februari 2017 | 01:36 WIBJogja media warta digital pastvnews.com, berbagai persiapan impian untuk mewujudkan DIY mempunyai jembatan gantung yang menghubungkan dua kabupaten,yakni Gunungkidul dan Kab. Sleman (Prambanan menuju Patuk Gunungkidul) tahun 2017 segera akan terwujud.
Berbagai persiapan diantaaranya sosialisasi, pembebasan tanah,maupun gambar desainnya dsb. Hal ini diiakui, Kepala Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY, Bambang Sugaib.
Pembangunan jembatan tersebut, untuk memperlancardan mendekatkan dua kabupaten sebagai jalur alternative dan mengurai kepadatan arus lalintas yang menjadi alasan klasik, setiap liburan panjang di dua kabupaten terkesan macet. Disamping itu untuk meningatkan daya tarik wisata.
Pembangunan jembatan tersebut diperkirakan menelan dana anggaran Rp. 61,3 miliar.
Dan akan dimulai pembangunan tahun 2018.
Menurutnya, setelah melalu ilelang, baru kemudian dikerjakan.Jembatan gantung tersebut akan menghubungkan Dusun Lemahabang Desa Gayamharjo, Prambanan, Sleman dengan dusun Gembyong, Desa Ngoro-oro,Patuk, Gunungkidul.
Sementara jembatan lama kini sudah tidak berfungsi, dan pilarnya banyak yang rusak dan usianya sudah tua dan hanya bias di lintasi roda dua.
Kondisi jembatan gantung besi-besinya sudah keropos , sekrupnya sudah pada lepas dan membahayakan bagi pengguna jalan, kondisi terakhir rusak dan keropos, “ ungkap Bambang Sugaib.
Jembatan jembatan lama akan dibongar,kemudian pembangunan jembatan baru dilakukan dengan panjang 90 meter dan lebar tujuh meter.
Jalan menuju jembatan juga akan diperluas. Selain jembatan, jalan yang menuju wilayah Gunungkidul, sepanjang 2 km, dan Sleman satu km. Lebar aspal jalan sekitar tujuh meter. Sedangkan bahu jalan sekitar 1,5 km.
Namun demikian, untuk pembebasan tanah dan pelebaran jalan akan diserahkan kepada dua kabupaten, yakni Gunungkidul dan Sleman. Dengan dibangunnya jembatan baru, akan mampu dilalui kendaraan besar.
Disamping akan mengurai arus kepadatan dan kemacetan yang sering terjadi saat musim liburan di Yogyakarta-Wonosari.
Jembatan spektakuleri ni ini mempersingkat waktu bias melewati Gayamharjo,Prambanan, Ngoro-oro,Patuk, Gunungkidul. ” Khususnya jalan di Patuk karena satu-satunya jalan Cuma satu, jika ada kecelakaan berakibat bisa menganggu arus lalu lintas dua arah, dan bisa dialihkan.
Selain itu, kawasan tersebut banyaknya tanjakan diperkirakan ada potensi longsor. Untuk penyelesaiannya, jembatan baru akan memakan waktu 285 hari kerja. Tahun 2018 direncanakan sudah bisa dilewai kendaraan. dan/san





