Jasa raharja jambi peduli kepada siswa smk
Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:13 WIBJambi - Media pastvnews.com, PT. Jasa Raharja (PERSERO) Cabang Jambi Bersama BUMN Mengajar Di Sekolah SMAN 6 Kota Jambi. Program BUMN Mengajar untuk menanamkan rasa bangga sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan Nusantara, melalui proses pertukaran informasi dan kebudayaan.
Hal ini ditandai para BUMN, PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jambi, PTPN6, INDOFARMA pelaksana BUMN Mengajar PT. Jasa Raharja (PERSERO) salah satu sekolah di SMAN 6 Kota Jambi Senin(15/08/2016) aula SMAN6 Kota Jambi.
Kegiatan BUMN Mengajar ini di buka secara langsung Kepala Cabang PT. Jasa Raharja (PERSERO) Jambi, Budi hartanto Samiyana. Turut mendampingi Kepala Urusan PKBL Kantor Pusat PT. Jasa Raharja (PERSERO) Jakarta, Hery Mujiono, Wakil Humas SMAN 6, Robinson Hutapea mewakili Kepsek SMAN 6.
Dikatakan Budi.H. Samiyana, dalam kegiatan program ini serentak di lakukan seluruh Indonesia kepada semua kepala cabang milik BUMN, dan PT. Jasa Raharja Cabang Jambi memberikan sosialisasi kepada salah satu sekolah.
"Sekolah yang dipilih oleh Jasa Raharja, melalui BUMN Mengajar SMAN 6 Kota Jambi. Ini merupakan salah satu sekolah yang menjadi acuan bagi kalangan pelajar dalam mentaati akan peraturan di jalan raya,"terangnya.
Biasanya, pada zaman modern para siswa tersebut enggan diantar oleh orang tuanya ke sekolah dan saat ini para siswa tersebut malah membawa kendaraan Roda 2 ke sekolahnya.
Ada beberapa sekolah yang melarang para siswanya membawa kendaraan bermotornya ke sekolah, tetapi mereka tidak memarkirkan dalam lingkungan sekolah melainkan diluar sekitar sekolah.
"Kecelakaan bermotor dikalangan usia muda saat ini cukup tinggi, bagi jasa raharja cabang jambi yang tergolong tipe C, dari berkas yang diterima masuk ada 10 kasus kejadian dalam perhari,"jelasnya.
Rata-rata yang mendapatkan kecelakaan itu para remaja yang belum cukup umur membawa kendaraan bermotor maksimal harus berusia 17 tahun baru bisa.
Dalam sosialisasi ini, pihak jasa raharja cabang Jambi memberikan adanya nasehat agar para siswa tersebut jangan lagi membawa kendaraan bermotor ke sekolah, kalau perlu orang tua siswa yang mengantar mereka ke sekolah. "Kalau mereka sudah cukup usia sekitar 17 tahun harus memliki surat kendaraan bermotor seperti SIM, atau STNK,"ungkapnya.
Disini pihak jasa raharja mengajak para siswa-siswi SMAN 6 ini untuk melakukan pertanyaan yang ada di pikiran mereka sejauh mana mereka memahami serta pihak jasa raharja akan memberikan suatu hadiah berupa 1 buah helm bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari Jasa raharja.

Video Terkait
- Jelang Hut Kemerdekaan RI 71 Penjual umbul-umbul dan bendera kebanjiran order
- Bupati Bantul Suharsono Berencana Memindahkan Tempat Penyelenggaraan Bantul Ekspo
- Tingkat Kualitas Produk UMKM Dengan Standarisasi SNI
- Pemerintah Desa Trihanggo Melalui Jalan Kenalkan Budaya Sehat Susur Dusun
- Parit Di Biayai Dana Desa Asal Jadi 'Kades Muara Sebrang Tanjab Mengindari Kejaran Wartawan dan LSM
- Sleman Kirim Misi Kebudayaan ke Surabaya
- Tanjab memasuki 51 tahun
- MENYAKSIKAN 'PENYALINAN MUSHAF AL-QUR’AN DARI MASA KE MASA





