Mantan Kades Masih Enerjik "Jadi Perajin Wayang Tidak Sungkan
Rabu, 27 Mei 2015 | 08:21 WIBMedia online PASTVNEWS.COM, kerajinan kulit di pucung sudah hadir sejak zaman penjajahan dan kini sudah turun temurun hingga bisa menjadi bagian dari andlan usaha yang mampu bertahan hingga ratusan tahun di zaman modern.
Satu dari sekian ratus perajin wayang di Pucung tepatnya Karangasem wukirsari di temukan mantan kades yang masih enerjik berkiprah menjadi pelayan masyArakat yakni dengan seringnya memberikan bimbingan atau tentor kepada wisatawan untuk di kenalkan dengan kerajinan kulit yang di bentuk wayang.
Bapak Sujiono SE, semula adalah mantan lurah desa Wukirsari dan purna tahun 2005 lalu. Dalam keseharinnya, ia bergelut dengan tangan tangan trampil yakni merakit, memasarkan, mengecat dan mimiknya juga selalu lantang untuk mengangkat wayang sebagai budaya yang pantas di unggulkan.
Ketika bincang bincang dengan awak media ini, wayang kulit, hiasan, kipas, wayang golek menong loroblonyo dan seabreg kerajinan yang ada di kemas dan menjadi dagangan yang empuk untuk menghidupi kebutuahn hidupnya.
Sujono, lantas berkata kalau tidak kita lha mau siap lagi inikan warisan adi luhung yang telah mapan, untuk itu saya dan segenap warga pucung terus berkiprah agar kerajinan wayang bisa jadi daya tarik dan tak hanya sebatas di lihat.
Saya serius untuk memajukan wayang terutama akan kita kemas dalam bentuk paket wisata, "papar Sujiono yang terampil berbicara menyampaikan misinya tersebut." fiq

Video Terkait
- SIDIK MARTOWIDJOYO RAIH PENGHARGAAN INTERNASIONAL DI PARIS
- Wayang mahnet jadi sauvenir cantik untulk mengenal wayang kulit
- Gunungan Wayang Mugiman Seharga 1250.000 , Siapa Saja Pembelinya ?
- Bali Yoo "begitullah kata Ujang yang kemalingan 500 perkutut senilai setengah milyar
- Waspada burung perkutut sudah jadi incaran maling "Ujang Ps kemalingan 330 ekor kerugian lebih dari 200 juta
- Kirab Budaya Pucung 2015 di Akhiri Gelaran Wayang Kulit "Lakon Tumuruning Wahyu Hidayat
- Kirab Budaya Pucung Dengkeng Meriah 2 Gunungan Buah Sekejab Ludes di Tengah Aspal




