Kembali Ke Index Video


Dwi Septiwati Pimpin Kaukus Perempuan Politik Indonesia

Senin, 19 Desember 2016 | 10:03 WIB
Dibaca: 1451
Dwi  Septiwati Pimpin Kaukus Perempuan Politik Indonesia
DOK FOTO ILUSTRASI 'PEMILIHAN PIMPINAN KAUKUS PEREMP[UAN INDONESIA MULUS TANPA HAMBATAN

Media warta digital pastvnews.com, Dwi Septiwati Djafar, politisi asal Partai Keadilan Sejahatera (PKS) merebut kursi pucuk pimpinan Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI) periode 2016-2020, setelah berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya, yakni  Lulu Hamidah dan Nurhasanah, dalam Kongres  V KPPI di hotel Tasneem.

Dwi Septiwati Djafar yang sebelumnya menjabat Sekjen KPPI berhasil memperoleh suara terbanyak dengan dukungan 21 propinsi. Sedangkan Lulu Hamidah dari PKB hanya mendapatkan 8 suara dan Nushasanah dari PDIP cuma 4 suara.

Dalam kongres yang dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan berlangsung selama tiga tersebut, selain memilih ketua umum, agenda yang tidak kalah menarik yang dibahas adalah isu strategis keterwakilan perempuan di parlemen maupun di partai politik. Apalagi saat ini DPR RI tengah membahas RUU pemilu, di mana nantinya diharapkan keterwakilan perempuan dapat diakomodir.

Ketua KPPI periode 2012-2016, Ratu Dian Hafifah mengatakan dalam undang-undang Pemilu nanti diharapkan keterwakilan perempuan dapat diakomodir, setidaknya nantinya masih ada 30 persen. Selain itu hendaknya perempuan juga diberikan posisi strategis baik di parlemen maupun partai politik, seperti masuk dalam tim pemenangan pemilu.

“Melalui kongres ini KPPI akan memberikan kontribusi yang nyata dalam memperjuangkan keterwakilan perempuan. Sehingga disayangkan dalam RUU yang sedang dibahas ini masih ada celah yang kurang memberikan ruang pada perempuan. Misalnya soal adanya kewajiban no urut 1 atau 2 dengan menempatkan perempuan”imbuhnya.

Sementara itu Ketua KPPI terpilih, Dwi Septiwati Djafar berharap dan terus mengajak seluruh anggota KPPI untuk berjuang bersama-sama memajukan demokrasi di Indonesia.sedangkan terkait RUU Pemilu, ia berharap KPPI dapat dilibatkan secara aktif dalam pembahasannya. anjar/isan




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi