Kembali Ke Index Video


Peran Thionghoa Dalam Kemerdekaan RI

Jumat, 18 Agustus 2017 | 15:04 WIB
Dibaca: 1465
Peran Thionghoa Dalam Kemerdekaan RI
DOK FOTO PATUNG KWANG HOONG DI VIHARA TUBAN JATIM TINGGI SEKITAR 30 METER

Media online pastvnews.com ketika memasuki Hari ulang tahun Republik Indonesia maka dalam mengenang para tokoh dan pahlawan patut kita ketahui.  Dahulu semasa perjuangan yang di lakukan oleh para pahlawan terdiri dari berbagi etnis.

para  pejuang di antaranya adalah Laksamana Muda Jhon Lie ( yang kala itu  sebagai perwira tinggi AL, ada juga Soe Hok Gie (aktifis UI) dokter Oeng Boen  (dokter terkenal yang sosiawan dari kota Solo, Oey Tjong Hauw  (yang di angkat menjadi anggota BPUPKAI  (badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan Republik indonesia.

Dengan mengetahui sejarah dan arti pentingnya para pejuang dari etnis Thionghoa maka di harapkan  dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat tidak terjadi kata-kata jika perang  maka orang-orang Thionghoa mau kemana atau sembunyi kemana.

Sebab tak di pungkiri masih ada orang atau golongan tertentu yang mengkotak - kotakan sehingga menimbulkan perpecahan dan kesatuan

Bp. Herianto Kurniwan SH.Mba atau akrap di sapa Kohbing asal Jogjakarta ketika memberikan penjelasan terkait peran Thionghoa dalam kemerdekaan yang memang nyata adanya.

Kohbing menjelaskan, bukti adanya ikut perang adalah pada tahun 1740 terjadi geger pecinan dan saat itu menewaskan 10.000  orang. Kemerdekaan RI yang di raih oleh bangsa ini bukan merupakan hadiah atau pemberian, tetapi hasil dan karya perjuangan yang gigih dari berbagai anak bangsa, dan jelas tidak di lakukan oleh segelintir orang.

Sementara etnis atau agama termasuk di sini Etnis Thionghoa  yang sering di sebut kaum pendatang. sejarah mencatat Saat Chengho  datang ke Indonesia berimbas terjasi perpindahan penduduk besar-besaran di abat 14.

perlu di ingat nusantara sebelum menjadi negara RI  merupakan jajahan belanda atau Hindia belanda yang memang saat menjadi penguasanya.

Kemudian nusantara juga di kuasai oleh raja-raja di berbagai wilayah, selanjutnya saat memasuki HUT RI 2017  melakukan dan mengenang kemerdekaan dengan simbol-simbol pameran dan karnaval yang di dalamnya terdapat 21 wakil dari kerajaan-kerajaan lengkap dengan pakaian adat yang di miliki, mereka tersebar dari nusantara bertemu Presiden RI

Di  Kalimantan barat misalkan ada sebuah kerajaan Thionghoa yakni Republik Lanfang berdiri  tahun 1777 M  yang di pimpin oleh Thionghoa, raja ini dulunya berdagang yang akhirnya menetap di Indonesia dan mereka kemudian menggunakan pakaian adat dan bahasa yang di anutnya dari negara Thiongkok.

Dengan mengetahui  sejarah seperti di atas maka di simpulkan orang Thionghoa mau bergabung dengan NKRI merupakan kemauan agar tidak terus menjadi jajahan Belanda. Sementara tahun 1928 ada sumpah pemuda yang mengakui satu nusa satu bangsa dan satu bahasa yakni bahasa Indonesia.

Demikian salah satu kupasan HUT RI ke 72 tahun 2017 dengan narasumber Kohbing. ‘id/pur/ym




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi