Nich 6 Puasa Adat Orang Jawa Zaman Dahulu Hingga Bisa Sakti 'Apa Mantranya ?
Rabu, 21 Juni 2017 | 07:58 WIBMedia pastvnews.com,lintas sosial puasa tentu di maknai sebagai ritual sukarela dengan menahan makan minum .Berpuasa seperti yang di lakukan oleh masyrakat umum oleh berbagai penganut agama tentu sudah sering kita dengar bahkan mereka yang melakukan sesuai kepercayaannya mengikuti aturan.
Nah kali ini salah satu nara sumber mengupas puasa kejawen atau yang dahulu di sebut kebiasaan puasa bagi leluhur kita sebagai orang Indonesia terutama bagi orang Jawa. Herianto Kurniawan SH.MBA atau akrap di sapa Kohbing mengupas puasa nenek moyang yang di kandung maksud agar bagai orang yang belum tahu puasanya orang zaman dahulu bisa lebih faham.
memang zaman dahulu puasa itu bagi orang jawa sering di lakukan dengan serius bahkan terbukti bisa atau ada yang sakti mandraguna bahkan gagah berani saat melawan penjajah kompeni.
Berikut beragam jenis puasa yang juga ada yang menyebut Kejawen
Puasa ngeruh, adalah puasa yang dalam menjalankannya seseoarang hanyA di perbolehkan makan sayuran atau buah buahan saja. semenatra juga tidak boleh makan daging, ikan , telur, dan sejenisnya
> Puasa Mutih adalah suatu tindakan berpuasa yang hanya berbuka dengan minum air putih dan makan nasi putih yang tak ada tambhan apapun ytErmasuk bumbu-bumbunya, penganut puasa mutih di awali dengan mandi kramas dahulu tetapi sebelumnya telah memmbaca mantra-mantra tertentu.
Mantranya kurang lebih begini ‘niat insun poso mutih mutihaken awak kang reget, lan biso putih koyo anak bar lahir dipun ijabahi dening Gusti Alloh
> Puasa Ngebleng adalah puasa yang tidak melakukan aktifitas apapun, dan penganut puasa ini tidak makan tidak minum juga tidak bergaul dengan istri dan juga tidak boleh keluar dari kamar atau mengurung diri di suatu tempat selam 24 jam, sementara puasa ngebleng malamnya tidak menghidupkan lampu atau tempat yang di pakai untuk puasa dalam keadaan gelap gulita, meski demikian ngebleng di perbolehkan buang air kecil atau bahkan buang air besar di mck dengan keadaan gelap. y(penganut puasa ngebleng biasanya hafal dengan kondisi lokasi untuk ngebleng dan harus peka terhadap keadaan.
> Puasa pati geni, adalah tindakan puasa yang hampir sama dengan ngebleng, perbedaannya orang yang melakukan tidak boleh keluar kamar atau tempat untuk pati geni tersebut.
selain itu juga menahan untuk tidak tidur, biasanya simbah –simbah me;laukan selam pati geni sehari semalam,tetapi bagi yang kuat juga ada yang samapai 3-7 hari dan seterusnya. penganut puasa pati geni agar puasanya tidak batal maka saat akan buang air besar biasanya telah menyiapkan wadah seperti pispot atau wadah lainnya yang etlah di siapkan.
Penganut puasa pati geni ‘ sebelum melakukan ritual pati geni terlebih dahulu baca mantra’ Seperti ini niat ingsun pati geni, niate amateni hawa panas ing badan insun, amateni geni napsu angkara murko krono Allah Ta’ala
> Puasa nglowong, adalah puasa yang hanya melakukan tidur 3 jam, juga masih di perbolehkan keluar masuk rumahnya masing-masing
> Puasa Ngrowot, adalah puasa yang hanya boleh makan buah buahan dan boleh lebih dari 1 buah, sebagai contohnya makan pisang 3 buah.
Jika di uraikan sebenarnya masih ada puasa puasa kejawen lainnya, namun di zaman modern ini sudah mulai di tinggalkan dan tak mempercayainya lagi. Di akui hingga kini masih ada saja orang yang melakukan puasa –puasa tersebut sesuai kepercayaannya. id/nur
PUASA – KEJAWEN BANYAK DI KENALI SEBAGAI PUASA UNTUK TUJUAN MEMBERSIHKAN DIRI SERTA AGAR MENDAPAT KASEKTEN/KESAKTIAN DARI YANG MAKA AGUNG

Video Terkait
- Wong bejo kalah karo wong slamet
- Memorial Jendaral Suharto “Inilah Bapak Saya”
- Safari Ramadhan Bupati Bantul 2017 'Warga Bnguntapan Minta Dibuatkan Selokan
- 1400 Pengemudi Online Deklarasi Paguyuban Pengemudi Online Jogja
- Pancasila Tak Pernah Bertentangan Dengan Agama 'Aliran dan Kebudayaan
- Berburu Makanan “Kicak “Khas Pasar Tiban Ramadhan Di Kauman Yogyakarta





