Perempuan Mau Maju Harus Menguasai Tehnologi
Kamis, 2 Mei 2019 | 15:12 WIBBantul- Pastvnews.com - Lintas Pendidikan - Keberadaan tehnologi jangan disalahgunakan dalam upaya menghantarkan kaum perempuan untuk menjadi kaum yang milenial.
Melainkan tehnogi harus dijadikan sarana untuk menghantarkannya untuk menjadi kaum milenial yang tanpa menghilangkan kodratnya sebagai wanita.
Perempuan, kita semua harapannya menjadi masyarakat yang milenial yang menguasai tehnologi dengan baik. Ini untuk menghadapi dan menjawab tantangan yang ada di masa sekarang dan mendatang", papar Dr Endang Murtopo M. Si,
Saat menjadi pembicara dalam seminar Pemberdayaan Perempuan Milenial Dalam Membangun Bangsa, yang selenggarakan oleh Sekolah Tinggi Tehnologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, berlangsung di Kampus Sekolah Tinggi ini, Kamis (2/5).
Menurutnya, perempuan siap tidak siap mau tidak mau, tidak bisa dipisahkan dengan tehnologi. Faktanya segala sesuatu kini tidak bisa terpisahkan dengan tehnologi. Apalagi di dunia akademika tidak bisa pisah dengan tehnologi. Maka perempuan harus bisa menguasai tehnologi.
Namun demikian, kata Endang, tidaklah patut apabila perempuan yang maju dan menguasai tehnogi, justru menghilangkan kodratnya sebagai pendamping suami, misalnya. Wanita dituntut bisa lebih maju dibandingkan suami dalam hal bekerja dan berkarir.
Tetapi justru mereka harus bisa menangkap peluang untuk menguasai tehnologi seiring dengan perjalanan waktu yang semakin berkembang.
Orang yang tidak melek tehnologi akan tergilas oleh kemajuan jaman. Disisi lain perempuan yang menguasai tehnologi akan menguasai dunia pula, tambah Endang.
Ia menegaskan, bangsa Indonesia semakin memerlukan orang orang yang maju di bidang tehnologi. Namun juga akan dirugikan jika terjadi penguasaan tehnologi hanya untuk tujuan yang sifatnya negatif.
Oleh karena itu , paparnya, untuk mengantisipasi agar tehnologi bisa bermanfaat termasuk dalam berkeluarga, berakademika dan bermasyarakat serta bernegara, maka dalam menggunakannya harus bijak.
Indonesia memerlukan para perempuan milenial yang tetap menempatkanl tehnologi sebagai sarana untuk memajukan bangsa.
Sementara itu dalam seminar kali ini banyak muncul pertanyaan dan pernyataan mengenai apa perempuan milenial itu sendiri.
Pertnyaaan ataupun pernyataan yang muncul dari para peserta seminar yaitu dari para mahasiswa dan dosen, misalnya bagaimana dengan adanya fakta bahwa dalam dunia kerja banyak pekerjaan yang job pekerjaannya tidak sesuai dengan kompetensi tenaga kerjanya .
Endang mengatakan, justru itulah fakta yang mengandung makna bahwa pengusaan tehnologi semakin diperlukan oleh tenaga kerja. Tantangan seperti ini harus dihadapi dengan penguasaan tehnologi.’ Supardi

Video Terkait
- SIRUP "JAHE EMPRIT" SUMBER BERKAH BANGUTAPAN LARIS MANIS
- Banjir Bandang Bengkulu Lalap 184 Rumah 40 Titik Infrastruktur & Jembatan Di 9 Kabupaten
- KPU BANTUL REKAPITULASI HASIL PEMILU 2019
- Derby Bupati Bantul Cup 2019 Antar Kuda Cinderela Jatim Sabet Prestasi
- Kaum Termarginal Di Indonesia Perlu Diperhatikan
- Sampah Kertas dan Plastik SD Sokosari Mampu Sajikan Literatur Karya Siswa





