Kembali Ke Index Video


DR.HADIANTO ISMANGOEN GANTIKAN GBPH PRABUKUSUMO DALAM MUSORDA VIII KONI DIY

Senin, 27 Maret 2017 | 21:03 WIB
Dibaca: 1539
DR.HADIANTO  ISMANGOEN GANTIKAN  GBPH  PRABUKUSUMO  DALAM MUSORDA VIII KONI DIY
MUSYAWARAH KONI DIY 2017 PERGANTIAN PENGURUS

AKHIRNYA,dr.Hadianto Ismangoen, Sp.A terpilih sebagai KetuaUmum  KONI  DIY periode 2017 – 2021,dalam Musorda VIII yang digelar di The Sahid  Rich Hotell,  Yogyakarta,Sabtu pekan lalu.

Dokter spesialis anak,mengungguli pesaingnya Irjen Pol (Purn)  Haka  Astana yang meraih 6 suara,  Ir. KPH Indrokusumo meraih  8 suara. Dalam Musorda tesebut, hadir Gubernur  DI Yogyakarta memberi sambutan,  alam sambutannnya, Gubernur DIY mengapresiasi kepengurusan KONI DIY  yang diketua GBPH Prabukusumo.

Selama kepemimpinan   KONI  DIY telah mampu menembus sepuluh besar dalam  PON XIX /2016 danberhasilmeraih perolehan medali  16  emas,  15 perakdan 25 perungu.

Dalam sambutan, Gubernur DIY  Sri  Sultan  Hamengku BuwonoX,menyatakan sejakawal sudah bersepakatakan melakukan pembinaan dan tidak mencomot orang dari tempat lain untuk kita beri Honorarium, hanya cukup mengeluarkan dua sampai tiga juta, kitadapat medali.

Sejak awal kita udah sepakat akan membina atlit-atlit kita,tapi harapan saya kalau membina atlit-atlit kita sendiri dengan konsisten saya mohon pengertian dari para pengurus KONI se DIY,” ujarnya.

Menurutnya, selama adake cenderungan tingkat II, hanyamengutamakan medali untuk daerahnya sendiri, tidak bicara untuk mengatas namakan  DIY, bagaimana mungkin kita mempertandingkan satu cabang OR harus disetujui  4 anggotanya.

Kalau merasa satu daerah  yang akan mendapat medali emas, daerah lain tidakmau mengeluarkan atlitnya, berarti yang akan mendapat medali tidak akan bisa ikut PON, tidak bisa masuk TC, ada kecenderungan akan keluar dari  Yogyakarta.

Sultan berharap, semua cabang yang punya atlit harus bisa ikut PON, kecenderungan itu akan terjadi. Kedua,bahwa peyelenggaraan  POR DIY sebetulnya tanggung jawab tingkat  I, dikatakan anggaran KONI  DIY  diakui selama ini anggaran KONI  tingkat  II  tidak akan cukup untuk membiayai pembinaan  par atlitnya agar bisa berprestasi.

“Kami tahuanggaran  KONI tingkat II tidak akan cukup, tapi kalau kurang biaya mbok ngomong. Kami bersedia membantu kabupaten kota, untuk bisa meningkatkan pembinaan untuk atlit-atlitnya.” Ungkap  Sultan.

Rangking 6 sampai  10 bisa dipinjamkan dan        ikut TC dan bisa ikut   PON. Dari pada mengambil atlit dari tetangga, kan lebih bisa diambilkan dari atlit se propinsi.isan/njar

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi