Kembali Ke Index Video


Kahmi Kasus Klithih Resahkan Masyarakat Pelakunya Wajib Di Tindak Tegas

Senin, 13 Maret 2017 | 19:51 WIB
Dibaca: 1809
Kahmi Kasus Klithih Resahkan Masyarakat Pelakunya Wajib Di Tindak Tegas
POLISI OLAH DAN TANGANI KASUS KLITIH YANG MERESAHKAN WARGA DAN ORANG TUA Jogja media pastvnews.com, warta lintas kasus belum hilang dalam  ingatan korban klithih beberapa waktu yang lalu, kini  klithih  berolah lagi hingga  membawa korban seorang pelajar  SMP   dibacok secara  sadis hingga meninggal, sebelum di bawa ke Rumah Sakit.

Keprihatinan tersebut  mengundang Pengurus Keluarga  Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk  menggelar  Jumpa Pers, dihadapan sejumlah awak media, menyatakan kejadian  ini tidak  unsur berlatar belakang agama.

Sekitar tahun 70 – 80 terkesan     seolah-olah ada konflik “ideology “cuma  ketika muncul 2015, ideologi hanya  untuk menutup-nutupi, sebenarnya bukan itu persoalan,kalau berlindung  seperti  itu seolah-berlindung  jadi    persoalan ideologi, sebenarnya hanya kerawanan biasa anak-anak muda. Sejauh  mana  KAHMI  memutus mata rantai,agar kasus tak  terulang .

Untuk mensikapi  kasus tersebut, Majelis  Wilayah  KAHMI  DIY menyatakan sikap,  kasus klithih sampai saat ini sudah meresahkan masyarakat.Yang  pengananannya  secara  komprehensif dengan  pendekatan  yang bijaksana  dan tanpa kekerasan. Penanganan yang komprehensif dibutuhkan  kesempatan para pakar dari berbagai  disiplin  ilmu , untuk melakukan kajian yang komprehensif namun cepat. Hasil penelitian, riset dan pemikiran akan dijadikan masukan,pemetaan. 

Agar kejadian tidak terulang, KAHMI DIY menyampaikan usulan,  agar Pemerinah  dan aparat  keamanan  untuk menindak  secara tegas. Mengajukan  masukan  ke Dewan  agar lebih  komprehensif dan lintas  fraksi, dana yang  cukup untuk  mengatasi permasalahan.  Mengajukan  usulan ke masyarakat, khususnya ormas  dan lembaga –lembaga pendidikan agar menciptakan  sinerginitas dalam  mencegah  dan fenomena kekerasan  anak-anak muda secara tepat.

Karena masalah   tersebut,  sudah   kronis,  perlu   penanganan  secara  menyeluruh dan bekelanjutan,  yang melibatkan berbagia komponen , pemangku  kepentingan, tanpa memandang  agama,  etnis dan budaya.

”Dalam waktu  dekat  kami  ingin  mendapat masukan-masukan dari rekan media dan aparat  kepolisian, kemudian kami adakan diskusi bersama guna   menyelesaikan kasus klithih,” ungkap Dr. Khamim  Zarkasih  Putra,M.Si (Koordinator  Presedium), dan  Suhartono, SE.Si (Sekretaris Umum), dan pengurus  KAHMI  lainnya.

Hadir dalam  acara jumpa pers, (Senin, 13/3) yang berlangsung di  Soto Kudus, Jl. Monjali Kanit Bimas IPDA Oktavia Ratna P, SH,Bripka  H Djuweni, Brigadir  Wulanjari dan jajaran  Polsek setempat. isan riyanto

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi