Giatkan Pariwisata Yogya Gelar A New Gateway to Your Journey
Rabu, 2 Mei 2018 | 17:32 WIB
Asosiasi Lembaga Tour & Travel Indonesia Yogyakarta (ASITA) dan Asosisi Hotel & Restoran Indonesia Yogyakarta (PHRI) Yogyakarta. Merupakan kehormatan ditunjuk kembali Yogyakarta sebagai ajang begengsi Business To Business (B2B) Jogja International Travel Mart (JITM). Hal demikian disampaikan Ketua Panitia Edwin Ismedi, dalam jumpa Pers di Jogja Rich Hotel, Jalan Magelang Km 5, Yogyakarta (30/4).
Menurutnya, Jogja International Travel Mart mengundang 972 Buyers dari berbagai Negara dan 610 seller dari Yogyakarta dan sekitarya. Berbagai kegiatan,telah disiapkan panitia dalam perhelatan bergengsi al, Welcome Dinner di Bangsal Kepatihan (7 Mei 2018),pertemuan Bisnis Buyers dan Sellers (8 Mei 2018). Penutupan di Haytt Regency Hotel (9 Mei 2018).
Dua puluh Negara termasuk Indonesia, al. Malaysia,Bangladesh,India,Mexico,Philipina, Sri Langka, Vietnam,Italia,Uni Arab Emirate, Jepang.Dan 89 seller diantaranya Agen Perjalanan, Hotel dan Restoran.Hingga akhir penutupan 79 sellers, dan Buyerss ditargetkan hadir 107 Buyers.
Untuk mempertemukan buyers dan seller menggunakan metode round robbin , konsep B2B Networking Meeting akan mempertemukan, melalui metode tatap muka,dan saling mengenal hasil produk masing-masing, papar Edwin.
Acara education trip para Hosted Buyers akan mendapat kesempatan memilih kunjungan ke obyek wisata al. 1. Candi Borobudur,Lava Tour. 2. Keraton,Taman Sari, dan Tebing Breksi.
Kegiatan bertujuan mengenalkan wisata di DIY, dan sekitarnya juga memperkenalkan obyek wisata lain.” JITM menjadi sarana informasi awal adanya New Yogyakarta International Airtport (NYIA) dioperasikan tahun 2020 “ungkap Aris Riyanta.
Untuk memperkenalkan potensi produk masing-masing daerah,panitia Exhibition JITM ke 9, memberikan fasilitas gratis selama berlangsungnya JITM 2018.Beberapa daerah yang sudah menyatakan kesiapan, al, Dinas Pariwisata Sleman, Bantul,Kulon Progo ,Yogyakarta dan Gunungkidul.
Stand Asosiasi –asosiasi Pariwisata.” dan banyaknya pihak yang berpartisipasi, diharapkan pelaku pasar pariwisata dapat lebih mengembangkan strategi kretatif serta berkesempatan untuk memperluas pasar dikelas international. isan riyanto.

Video Terkait
- Inilah Wasiat Almarhum Purwa Mantan Kades Semoyo ' Apa Itu ? Bicara Tentang Dana Desa
- Sultan Resmikan Kampung Flory Menggali Potensi, Menuju Desa Mandiri
- Camat Patuk 'TNI AU Di Salam Patuk' Jangan Buat Lomba Tarik Tambang
- Di Padukuhan Salam Patuk TNI AU, Berjoget Meriahkan Acara Proyek 1000 Rumah
- Korem 072/Pmk Pembinaan ‘KBT Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Menjaga NKRI




