Trio Libelsnya Ponjong
Jumat, 18 November 2016 | 12:32 WIBPonjong, (Pastvnews.com) – Camat Pojong, Marwanta, S.Sos, Danramil Ponjong Kapten Inf. Suyitno dan Kapolsek Ponjong, Kompol Saman, SIP, patut disebut sebagai Trio Libelsnya Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Pasalnya ketiga petinggi Ponjong ini selalu kompak dalam setiap acara turun ke masyarakat, termasuk ke desa-desa.
Sudah beberapa kali media Pastvnews.com mengikuti kegiatanya dalam pelantikan perangkat desa, Trio Libels ini selalu kompak bersama-sama bernyanyi bak artis papan atas yang menghibur masyarakat dan disambut teriakan serta tepuk tangan yang meriah.
Seperti pada pelantikan perangkat Desa Genjahan Ponjong, Selasa, 15/11/2016 siang, Trio Libels ini datang lebih awal, dan menghibur masyarakat tamu undangan dengan mendendangkan beberapa lagu. Ternyata ketiga pejabat ini selain suaranya yang lumayan, juga hafal lagu-lagu yang di nyanyikan oleh artis penghiburnya.
Patut diajungi jempol dan jarang muspika kecamatan yang lain yang bisa sekompak ini. Dikantor sudah penat dengan seambrek kerjaan dan persoalan, begitu turun ke masyarakat masih bisa menghibur masyarakat dan kelihatan akur dan kompak.
“Saya juga heran lho mas, kok bisa kompak dan sama hobynya, memang jarang saya lihat ditempat lain yang bisa seperti ini. Harusnya masyarakat yang menghibur Pak Camat, ini malah Pak Camat, Danramil dan Kapolseknya yang menghibur masyarakat,”Celoteh tamu undangan yang hadir.
Mungkin ini salah satu bentuk kepedulian pejabat untuk bisa mendekat kepada masyarakat, jadi supaya tidak ada jarak antara pejabat dan rakyat, bisa menyatu menjalin keakraban bersama.
“Ya ini merupakan bentuk kerjasama yang sinergi antar perangkat Muspika Kecamatan Ponjong, selalu kita jaga keutuhan dan kebersamaanya, kebetulan kami bertiga seneng bernyanyi, tujuanya selain untuk menghibur diri juga untuk berbaur dengan masyarakat, supaya kita dengan masyarakat lebih dekat sehingga kita bisa mengetahui keluhan dan kesulitan masyarakat yang dirasakan selama ini,”jelas Camat Ponjong, Marwanta, S.Sos setelah selesai acara pelatikan.
Bahkan, lanjut Marwanta, ia sering setiap Sabtu atau Minggu sering jalan kaki, atau bersepeda menyambangi masyarakatnya, sering mereka nongkrong di angkringan pinggir jalan berbincang-bincang dengan masyarakat bawah, supaya tidak ada jarak diantara mereka.
“Sering saya nongkrong di angkringan pinggir jalan disana itu (sambil menunjukan tempat), sampai-sampai yang saya ajak ngobrol itu tidak tahu kalau saya camatnya, tetapi tidak apa-apa jadi saya tahu keluhanya apa?,” kata pria supel ini.
Hal senada juga diungkapkan Kompol Saman dan Kol. Inf. Suyitno, bahwa membangun kebersamaan dan kekompakan itu tidak mesti harus dengan cara-cara yang formil, mendengdangkan lagu bersama ini selain supaya menjaga kekompokan dan kebersamaan juga supaya bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kebetulan saja kami ini sama-sama senang dengan lagu-lagu.
“Kalau masalah bernyanyi ini khan hanya kebetulan saja kita bertiga seneng dengan lagu-lagu, bukan hoby lho,” elak Kompol Saman dengan tertawa.
Tetapi tidak bisa kita pungkiri, kinerja yang sinergi diantara pejabat pemerintahan tidak hanya ditunjukan secara formil dibelakang meja, tetapi kebersamaan dan kekompakan terjun dimasyarakat bisa dirasakan dan ditunjukan dengan perlakuan yang nyata.
Karena masyarakat sekarang sangat membutuhkan pemimpin yang memiliki suri taula dan yang memiliki jiwa suri tauladan tentu akan lebih dekat dengan masyarakat.
Itulah yang ditunjukan oleh Trio Libelsnya Ponjong, mereka menjunjung tinggi falsafah ”Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” .
Di depan menjadi panutan atau contoh, di tengah menjadi penjalar atau penyeimbang sepantara, dan di belakang melakukan dorongan, sungguh Indah kalau yang lain bisa mengikuti. W.Joko Narendro

Video Terkait
- 4 Orang TPK Pelaksana Proyek Dana Desa Dari APBN di Semoyo Tidak Blereng Uang '
- TPK Desa Semoyo Patuk Gunungkidul Berani Pasang Rincian RAB Patut Di Acungi Jempol
- Kentang Goreng Bikin Menjerit ? Aneh!





