Kantor Perpustakaan DIY Dikunjungi 1.000 Orang Perhari
Selasa, 4 Oktober 2016 | 17:16 WIBMedia pastvnews.com, Semenjak kantor layanan perpusatakaan propinsi DIY menempati gedung baru di Jalan Raya Janti atau tepatnya di timur Jogja Ekspo Center (JEC) menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Bagaiaman tidak, gedung Grha Tama Pustaka yang diresmikan Gubernur sekitar 6 bulan silam ini dikunjungi hampir 1.000 orang perhari.
Gedung Grha Tama Pustaka yang merupakan kantor layanan perpustakaan yang dulunya berada di jalan Tentara Rakyat Matram, Badran Yogyakarta, yang menyimpan hampir 300.000 koleski buku kini menjadi jujugan seluruh lapisan masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa.
Di kantor ini masyarakat dapat mencari berbagai referensi ilmu yang tersimpan di
gedung perpustakaan yang di dukung dengan kenyamanan serta gedung yang sangat refresentatif.
Kepala Balai Layanan Perpustakaan Daerah Propinsi Yogyakarta, Dra Monica Nur Lafiyani kepada pastvnews.com mengatakan
semenjak gedung diresmikan setiap harinya dikunjungi antara 600 hingga 1.000 orang. Di mana angka tersebut sangat luar biasa karena melebihi target.
”Sewaktu masih digedung lama kami menargetkan tambahan anggota pertahun sekitar 3.000 sehingga di luar dugaan kami jika semenjak menempati gedung baru ada tambahan hingga 6.000 anggota dan saat ini anggota kami telah mencapai 18.000 orang” ungkap perempuan yang akrab disapa Monic ini.
Monic menanbahkan sebagai kantor pelayanan perpustakaan yang menjadi bagian kantor BPAD DIY, di gedung Grha Tama Pustaka memiliki berbagai unggulan koleksi buku dari berbagai bidang ilmu dan dari berbagai jenis, juga terdapat buku-buku kuno maupun Jogjasiana.
Ke depan Grha Tama Pustaka Rindang Oleh Pohon Langka
Meski di dalam gedung Grha Tama Pustaka sejuk dan nyaman akan tetapi melihat ke halaman tampak gersang dan panas. Di depan gedung tidak tampak pohon sebagai perindang. Kalau pun ada masih tampak kecil.
Namun beberapa bulan lagi halaman yang gersang depan gedung tidak lagi panas karena mulai tanaman dua pohon langka raksasa, yakni pohon bohi.
Di mana dua pohon raksasa tersebut merupakan sumbangan dari salah seorang pengusaha Yogyakarta,
Dan terkait dengan adanya bantuan penanaman pohon Bodhi dari salah seorang pengusaha Jogja, Handoyo Wibowo,
Monic berharap Grha Tama Pustaka akan rindang oleh pohon-pohon langka. Apalagi pihaknya sudah lama meninginkan pohon ini. Oleh karena itu ke depan pihak juga akan melengkapi berbagai pohon langka lainnya.anjar/isan

Video Terkait
- Kantor Perpustakaan DIY Dikunjungi 1.000 Orang Perhari
- Upil dewo semarakan kirab pusaka penonton di suguhi 5 pengendang cilik
- Pegang pusaka dan keris harus bersih hatinya tidak boleh orang bernajis




