Kembali Ke Index Video


Jalan Menanjak ke Kawasan Embung Sriten Nglipar Tanpa Rambu Rambu ' Jalan Baru Tambalannya Juga Baru

Minggu, 23 Desember 2018 | 14:50 WIB
Dibaca: 2241
jalan menuju embung sriten sudah di perkeras, tetapi juga ada yang di tambal tambal

Gunungkidul-media pastvnews.com, kawasan Batara Sriten kini sudah semakin baik bahkan untuk menuju lokasi  embung lumayan mudah untuk di lalui dan di lewati.

Pasalnya jalannya telah di perkeras dengan cor beton yang menelan biaya dana besar dari DAU Pemkab Gunungkidul senilai sekitar 6.259.870, 00 (Enam milyar lebih )

Dengan  selesainya jalan menuju puncak destinasi Sriten maka pengunjung akan lebih mudah melewati jalan dan dalam berlibur di kawasan wisata alam ini.

jalan baru tambalannya juga baru

Bagi anda yang akan berkunjung di lokasi maka harus berhati-hati karena untuk menuju puncak embung jalannya naik berkelok dan cukup lumayan panjang sekitar 3 km dengan demikian di butuhkan kendaraan yang sehat dan stamina driver yang fit

Meski jalan ini sudah di perkeras tetapi untuk rambu -rambu situasi atau kode semisal naik turun, berkelok dan tikungan tajam belum ada rambu rambunya  sehingga pengguna jalan bagi yang menaiki kendaraan harap hati- hati dan jangan ngebut.

PERLU RAMBU RAMBU JALAN

Sejurus kemudian tim awak media pastvnews.com, melihat kondisi jalan yang ada sepertinya masih ada yang sangat perlu untuk di perhatikan dalam pengamanan sepanjang jalan karena di sejumlah titik terdapat tebing tanah yang saat hujan di perkirakan akan longsor bahkan pernah ada yang longsor sehingga bahu badan tertutup.

PAPAN NAMA PROYEK

Maka rambu -rambu termasuk rawan longsor tersebut perlu di berikan sebagai cara antisipasi, sehingga pengguna jalan dan warga bisa aman atau siap - siap jika terjadi pergerakan tanah.

JALAN BARU COR BETONNYA RETAK - RETAK

Sabtu 22/12/2018 sejauh pengamatan media, meski jalan terlihat mulus tetapi jalan yang baru di bangun oleh kontraktor PT. ADP sesuai papan nama proyek ini, justru terlihat ada yang baru saja ditambali di sejumlah titik karena cornya retak.

DI SEJUMLAH TITIK MESKI DI TAMBAL TETAP RETAK, APA PENYEBABNYA ? MASIH  DI CARI

KONDISI JALAN COR BETON MENUJU KAWASAN EMBUNG SRITEN RETAKNYA KETERLALUAN DI SEKITAR TITIK  SINI RETAKNYA DARI HASIL PENGAMATAN WARGA SETEMPAT DAN JUGA MEDIA MENCATAT  PANJANGNYA SEKITAR 10 METER.  LEBAR RETAK  FARIASI ADA YANG LEBAR ADA PULA YANG  SEMPIT DAN RETAK DI TENGAH -TENGAH  COR BETON.

SEMPAT ADA UPAYA UNTUK DI TAMBAL TETAPI TETAP KEMBALI RETAK.

HASIL PEKERJAAN RETAK PADA UMUMNYA SEBELUM DI PERGUNAKAN ATAU SERAH TERIMA MAKA  PERLU DI TELITI KEMBALI DAN PERTANYAKAN KUALITAS MATERIAL  ATAU PENGERJAANNYA , HASIL PENGERJAAN  ADANYA SEPERTI INI DUGAAN ADA YANG KURANG BERES.  BENARKAH ?

Menurut sejumlah warga yang tak mau di sebut namanya dalam pemberitaan, kebetulan bertemu awak media, di katakan, jalan tersebut memang di sejumlah titik, misal yang hampir sampai di bibir  embung hingga di ujung bawah sebagian memang ada yang retak dan telah di tambal oleh kontraktor.

Seharusnya kalau kualitas sama mungkin ndak akan retak seperti ini apa, mungkin tebal tipisnya ndak sama atau faktor alam, Nah soal tebal cor sekitar 20 cm, oleh sebab itu maka kami ndak tahu secara persis besteknya, selain kami juga belum ngukur,  lha ini sedang kami cari 'kata mereka yang masih enggan memberikan secara rinci terkait  hasil proyek di kampung halaman warga setempat tersebut.  Dari Gunungkidul pastvnews update 'tim red




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi