Kembali Ke Index Video


Hut 70- tahun pemdes condongcatur pertahankan nilai budaya lokal

Sabtu, 31 Desember 2016 | 11:06 WIB
Dibaca: 1504
Hut 70- tahun pemdes condongcatur pertahankan nilai budaya lokal
SINAU BARENG BERSMA CAK NUN

SLEMAN - MEDIA WARTA DIGITAL PASTVNEWS.COM, BERBAGAI kegiatan memeriahkan  HUT 70 tahun Desa Condongcatur,selain kirab budaya,parade hadrah, jatilan,lomba burung,dan berbagai kesenian, keroncong, kethoprak, festival dolanan,donor darah, mancing,masak tempe,yang menarik perhatian public.

Kehadiran Cak Nun    dengan Kyai Kanjeng dan pengajian menarik masyarakat untuk menyaksikan, banyak masyarakat yang dating dari luar DIY. Penampilan Cak Nun kali ini, sebagaimana diungkapkan,  Kades Condongcatur,  untuk menghadirkan pengajiaan  yang bertajuk Sinau Bareng bersama Cak Nun dengan Kyai Kanjengnya harus mengantri, setelah sekian tahu baru kali ini bias terlaksana.

Keinginan untuk menghadirkan Cak Nun sudah   lama cukup lama , alkhamdulilah bias terlaksana” ungkapnya. Cak Nun  yangtampil, pertengahan Desember.

Lantunan syair Islami yang  dibalut nuansa Jawa nampak terasa memukau masyarakat yang tidak saja dari warga Condongcatur, banyak masyarakat dari luar Yogyakata mengikuti hingga usai acara di akhiri dengan jabat tangan sebagaimana layaknya seorang sahabat  yang sudah cukup lama tidak bertemu dalam suasana pencerahan iman islami.

Dalam acara tersebut,  Cak Nun mengpresasi Pemdes Condong catur, yang  tetap mempertahankan nilai nilai budaya kearifan local. Hal tersebut dapat disimak, antara lain disebutkan  yang harus dijunjung tinggioleh manusia dalam hidup adalah martabat.

Yang akan dibawake akherat kelak hanya martabat yang dimiliki setiap orang. Apa yang dimiliki selama di duniatidakmungkin di bawa kealama akherat, rumah harta dan mobil mewah dan berbagai perhiasan selama  diduni atak bisa menyertai sampai keliang kubur. Di bagian lain, dikatakan, orang  takut dengan materi – uang. “ Coba bayangkan kalau kita tidak pakai baju.

Marta batitu sampai akhirat, bukan ilmu apalagi kekayaan dunia yang selama ini bangga-banggakan. “ tegasnya. Peringatan yang digela Pemdes Condongcatur,  sebagaimana diungkapkan,  Reno Candra sangaji,SIP kades Condongcatur.

Persiapan menyambut  HUT,  diakui persiapannya cukup matang bahkan, hampir lebih dari 3 kali rapat persiapan termasuk menentukan conten materi.”  Kami  melibatkan seluruh komponen masyarakat Condongcatur, 

untuk berpartisipasi dalam memupuk rasa nasionalis medan nilai kebangsaan, kami  menghimbau kepada warga Condongcatur untuk mengibarkan bendera Merah Putih, dengan peringatan  di usia yang ke 70  bagi kami merupakan hal istimewa.

karena usia sudah lebih dari setengah abad perludi syukuri dan kami ingin menanamkan  rasa  handarbeni ”ungkapnya. Dalam pengajian, Cak Nun menilai desa Condongcatur, dibandingkan puluhan tahun lalu,  lebih maju, baik dari perkembangan keagamaan, masyarakat dan wilayahnya.  “  Condongcatur kini berada  di  antara kota dan desa, atau desa kota.

Kedepan desa Condongcatur bisa menjadi uswatun hasanah bagi desa-desa  lain dalam menghadapi era  globalisasi.” Ujarnya.

Sementara itu, Reno CandraSangaji, SIP dalam kesempatan menyatakan, ia yang baru menjabat sebagai kepala desa, mengaku banyak belajar dari para pendahulunya. “ Mari berjuang untuk mempertahankan desa,dengan sungguh-sungguh meski di sekeliling kita banyak tumbuh hotel hotel,namun nilai-nilai budaya harus terus diberdayakan. Investor boleh masuk tapi tidak boleh merusak nilai nilai budaya yang ada di desa kami.  ” imbuhnya. @isan




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi