Ayok ikuti dan Saksikan Kirab Budaya Desa Ngoro-oro Patuk 10 Agustus 2014
Selasa, 5 Agustus 2014 | 12:10 WIBGunungkidul-pastvnews.com, ini kabar gembira bagi warga desa ngoro-oro dan patuk, pasalnya desa yang satu ini membuat gebrakan yang cukup unik dan mengejutkan yakni membuat agenda kirab budaya untuk yang perdana tahun 2014.
Menurut panitia Sumardi dan Purwatiningsih 3 Agustus 2014, bahwa kegiatan di gelar dalam rangka HUT RI ke 69 di samping sebagai agenda kreatifitas warga desa Ngoro-oro kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul yang selama ini tidak ada kegiatan terkait kebudayaan.

Kepanitian di bentuk sekitar 3 minggu sebelum ramadan, namun karena belum komplit dan masih banyak kontra serta belum ada dukungan penuh, maka tertunda bahkan mengalami polemik panjang hingga rapat tak pernah tercapai untuk mufakat, bahkan boleh di bilang gagal.
Beruntung gagalnya pembuatan kirab yang sebenarnya semula masih dalam wacana, bisa dio akomodir, kemudian ada sejumlah pemerhati dan peduli kebudayaan yang tahu seluk beluk kirab.
Sehingga membentuk TIM 7 yang terdiri dari padukuhan Senggotan, Jatikuning, Soko, dan Gembyong atau ( terdiri dari 7 personil) Kemudian telah mengegolkan rancangan pasti hingga menjadi agenda resmi yang di dukung seluruh komponen termasuk BPD, kepala desa, warga serta tokoh-tokohnya.
Ketua pelaksana acara kirab budaya yang mendapat amanah pun tidak keberatan sehingga langsung membuat agenda pendanaan.
Yaa harapan kami bisa membuka mata batin kemauan masyarakat yang berniat memajukan wilayah untuk di akomodir, sehingga kedepan desa Ngoro-oro Patuk tidak hanya monoton dan bisa tampil seperti desa desa yang lain melalui event yang salah satunya kirab budaya "kata Purwatiningsih, saat memberikan info kepada pastvnews.com.
Terpisah Padukuhan yang sejak awal telah siap mengikuti kirab yakni Soko, Senggotan, Gembyong, kemudian telah melatih sebagian warganya untuk membuat tampilan di depan publik, meski padukuhan yang lain kabarnya juga telah yang menyusul, meski tidak semunya ikut.
Kirab budaya ini akan mengambil star di Balai Desa jam 09.30 wib dan finis di lapangan karang weru atau ke timur sejauh 400 meter.
Di lokasi lapangan juga di gelar lomba masak ikan lele yang pesertanya dari Ibu -ibu se desa Ngoro-oro. "tim red

Video Terkait
- Mau panjang umur dan murah rezeki sambunglah silaturohim
- Syawalan Pentas kesenian tradisionil Turonggo Mudo Wahyu Manunggal Karangsari Nglanggeran
- Pertunjukan sulap paku masuk hidung meriahkan obyek wisata JTS
- Yuk Mengintip Sungkeman Ala Ustad Sutarjo SAg, Saat Lebaran 1435 H/2014





