Kembali Ke Index Video


Jauhkan Dari Riba Bapak Sambyah Ini Bikin Koperasi Masjid

Rabu, 20 Agustus 2014 | 21:48 WIB
Dibaca: 1187
Jauhkan Dari Riba Bapak Sambyah Ini Bikin Koperasi Masjid
bapak sambyah di depan masjidnya.

Sleman-PASTVNEWS.COM Bapak Syambyah merupakan peternak kambing etawa di Nganggring Sleman, dalam usaha perkambingannya telah berkembang pesat.

Terkait usaha kambing yang maju tersebut maka Simbah yang satu ini lantas mengembangkan dengan ragam produk lewat persatuan jamaah di masjidnya.

Hal ini demi untuk memakmurkan masjid Almutaqien yang berdiri sejak  1978 kemudian di renovasi pertama tahun 1986, sepuluh tahun kemudian di ubah kembali seperti sekarang dengan biaya murni dari swadaya jamaah setempat.

Kepada pastvnews.com mengatakan bagian dari program takmir untuk memakmurkan masjid adalah dengan kegiatan majelis taklimnya yang terdiri dari mulimin dan muslimat hingga adanya TPA.

Program yang lain agar jamaahnya dapat lebih sejahtera dalam ekonominya, maka membuat usaha,  yakni dengan membuka lembaga usaha koperasi masjid yang mana anggotanya terdiri dari jamaah masjid setempat.

Sementara anggota aktif dalam usaha ekonomi ini anggotanya sementara sejumlah 100 orang, sedang untuk jumlah jamaah total 350 orang.

Ketika media ini bertanya apa maksud dari perekonomian masjid tersebut maka, Bapak sambyah menjelaskan, Tujuan dari koperasi masjid, agar jamaah mendapat rezeki halal dan menghindari harta yang riba, maka koperasi ini bergerak di bidang perdagangan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari kemudian keuntungannya untuk pembiayaan dakwah dan sekaligus meningakatakan derajat hidup jamaah.

Maka dari itu koperasi itu tidak bergerak dalam bidang simpan pinjam, hal ini agar terhindar dari riba. Soal pinjam jelas tidak melayani namun apabila anggota sangat membutuhkan itu bisa memakai tanpa bunga.

Tujuan akhir setiap tahun sisa hasil usaha koperasi akan di bagi pada anggota dan juga untuk memikirkan anggota jamaah, terutama untuk kegiatan sosial yakni bagi yatim piatu, kaum du’afa. Setelah maju kelak tidak menutup kemungkinan melayani seluruh kebutuhan.

Kemudian, untuk mengelola keuangan masjid yang ada seperti zakat mal, infak dan sodakoh, di samping takmir juga mengelola simpanan pokok wajib dan suka rela dari anggota.

Di akhir perbincangan dengan pastvnews.com terkait riba,  maka jelas sudah tertuang, dalam Aquran surat Abaqoroh ayat 275, yakni, Inamal baingumisluriba, Wa Akha lallohul bai’a wakharromarribaa, dengan demikian menurut bapak syambyah, bagi orang yang memiliki pandangan mencari rezeki yang halal itu susah.

Pendapatan ini adalah kurang tepat, oleh sebab itu justu  dalam mencari rezki bagi orang muslim seharusnya mengamalkan agama tidak hanya di dalam masjid akan tetapi dapat di terapkan di mana saja “pungkas Sambyah. ym/pur

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi