Kembali Ke Index Video


Merti Dusun Pancoh Berlangsung Meriah

Selasa, 16 Desember 2014 | 11:50 WIB
Dibaca: 2217
Merti Dusun Pancoh Berlangsung Meriah
DUKUH PANCOH PURWADI GIRIKERTO TURI SLEMAN

Turi Sleman-PASTVNEWS.COM, Siang itu 13 Desember 2014 suasana dusun pancoh tampak ada yang berbeda, di rumah kepala dusun mereka, Purwadi, semua warga berkumpul dengan wajah yang bergembira meski cuca mendung dan semapat hujan deras ternyata mereka sedang menjalankan kenduri bersama dalam rangka merti dusun pancoh Girikerto Turi sleman.

Menurut Kepala Dusun Pancoh, Purwadi, setiap bulan Sapar di dusun Pancoh selalu mengadakan merti dusun. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur seluruh warga Pancoh atas semua anugrah rejeki yang melimpah yang diberikan oleh sang Maha Pencipta.

Ditambahkan Purwadi kegiatan Saparan selain wujud rasa syukur masyarakat Pancoh Merti dusun ini juga sebagai pelengkap wisata karena Pancoh sebagai desa wisata juga menawarkan berbagai obyek wisata yang menarik.

Di desa wisata pancoh pengunjung dapat menikmati kesenian, berbagai kegiatan tradisional maupun susur sungai hingga wisata embung serta tempat peninggalan jaman perang yang disebut gedung londo.

“Yang tidak kalah menarik dan tidak bisa ditemukan di desa wisata lainnya adalah pengunjung diberi kebebasan memetik salak sendiri. Silakan petik salak sendiri sesuai yang diinginkan sepuas-puasnya sembari menikmati rimbunnya pohon salak” ajak pak kadus.

Yang terpenting, imbuh Purwadi, dengan kegiatan Saparan ini dapat menyatukan masyarakat yang senantiasa menjunjung tinggi budaya gotong royong, karena semua lapisan masyarakat dapat dilibatkan, mulai dari anak-anak hingga orangtua.

Lebih jauh Purwadi menuturkan puncak Saparan seperti tahun sebelumnya selalu diadakan pentas ketoprak dan pementasan tahun ini mengambil lakon Elang Suta Jaya.

Dimana sebelumnya anak-anak juga akan memeriahkan malam Saparan berupa pentas tari-tarian, seperti tari gundul-gundul pacul, kuning-kuning, becak-becak serta tari nawung sekar dan tarian bung beh.

 Sedangkan kesenian tradisional yang dikembangkan oleh kalangan orangtua adalah laras madyo. Sehingga dalam Saparan yang berlangsung hingga malam hari semua warga larut dalam kebahagiaan.

“Merti dusun Pancoh ini akan selalu kita lestarikan sebagai wujud rasa syukur kami dan harapkan kami dengan tradisi Saparan ini akan semakin menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung di desa wisata Pancoh. Lihatnya meski sempat diguyur hujan pada sore hari kemeriahan tetap terlihat” tutupnya. anjar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi