Kembali Ke Index Video


KIRAB BUDAYA 1000 TUMPENG KUWARU DIKUNJUNGI 3 000 WISATAWAN

Senin, 5 Maret 2018 | 15:53 WIB
Dibaca: 160
KIRAB BUDAYA 1000 TUMPENG KUWARU DIKUNJUNGI 3 000 WISATAWAN
TUMPENGAN OKE

Bantul-pastvnews.com Akibat diterjang abrasi yang merusak keindahan pantai Kuwaru berdampak pada penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata yang sempat menjadi favorit wisatawan domestik ini.

Melihat infrastruktur yang kurang bagus dan sangat sulit untuk dikembangkan serta dibangun sebagai destinasi di kawasan pantai, masyarakat Kuwaru tetap bersemangat mewujudkan daerahnya sebagai tempat destinasi yang layak dikunjungi.

Dan dalam upayanya mempertahankan wilayah atau dusun Kuwaru sebagai destinasi yang menarik, masyarakat Kuwaru mencoba menawarkan jenis wisata alternatif.

Sehingga selain menawarkan wisata pantai, ke depan wisatawan yang berkunjung ke Kuwaru dapat nenikmati wisata budaya. Sebagai wujud dan mengawali pengembangan wisata budaya tersebut masyarakat Kuwaru mengelar festival budaya berupa sedekah seribu tumpeng.

"Kirab dan festival seribu tumpeng bertujuan untuk memperkenalkan budaya kami kepada wisatawan. Kirab seribh tumpeng sepanjang 2 kilometer berangkat dari titik dusun menuju pantai Kuwaru" kata ketua panitya kirab budaya seribu tumpeng, Sudaryani Nurwati Sudaryani menambahkan dalam pelaksanaan kirab yang baru pertama kalinya ini menghabiskan 4 ton beras dan 10 ingkung.

Selain itu ada juga tumpeng ukura kecil yang berisi aneka lauk. " Adapun tujuan dari kegiatan ini agar wisata Kuwaru tetap eksis kembali. Jika dulu yang jadi andalan wisata pantai maka ke depan obyeknya akan kita geser ke utara, dengan menawarkan wisata budaya" imbuhnya.

Festival Seribu Tumpeng sebagai bagian dari pengenalan wisata budaya terbukti mampu menyedot pengunjung. Tercatat dalam kegiatan dikunjungi lebih dari 3.000 wisatawan. Dan di bulan April mendatang, tepatnya 2 April akan diresmikan museum budaya dan pada 21 April akan digelar Colour Fun dengan fashion show yang akan diikuti pelajar se-DIY. Anjar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi