Dirikan Telur Saat Peh Chun Supaya Rezeki Anda Berlimpah
Selasa, 7 Juni 2016 | 13:32 WIBMedia pastvnews.com, Telur imlek bagi warga Tionghoa mengandung makna yang cukup berarti sehingga timbul pertanyaan apakah telur imlek itu sama dengan telur yang di jual di pasar ?
Telur imlek di gunakan untuk pemujaan leluhur yang meningal dan di perabukan dan abunya di sebarkan ke lautan samudra Indonesia (laut Parangtritis)
Perayaan Peh Chun yang kita kenal terjadi pada saat matahari bumi dan bulan terletak pada 1 orbit atau segaris. Hari Peh Cun menurut kepercayaan warga penganutnya bisa menjadi ajang untuk mendirikan telur dengan dimaknai secara positif.
Menurut penanggalan imlek tahun 2016 jatuh pada tanggal 09 juni 2016) sedang perayaan Peh Cun di DIY di lakukan dan bekerja sama dengan dinas pariwisata, hal itu agar menjadi bagian dari kepariwisataan yang menarik.
Perayaan Peh Cun DIY di gelar di pantai Parangtritis Bantul dengan penyelenggaranya oleh paguyuban warga Tionghoa Yogyakarta yang selama ini memang telah berpengalaman dalam menggelar acara. Peh Cun tahun 2016 terdapat rangkaian lomba dayung dan sudah di laksanakan seminggu sebelum bulan puasa ramadan di mulai.
Menurut sejarahnya sesuai penuturan (Dr.Charles Kurniawan) Perayaan Pehcun adalah adat serta bagian dari wujud Syukur atas kepahlawanan “Khut Gwan “ Dia seorang Perdana Mentri pada masa dinasti Han di daratan Tiongkok saat berkuasa.
Mengingat hari Peh cun sangat unik, sebab saat di gelar adanya venomena yang menarik yakni saat acara Pehcun telurpun bisa didiri yang bukan merupakan rekayasa, warga Tionghoa meyakini, bahwa telur bisa berdiri itu sebagai pertanda sesorang akan mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Menurut Tokoh Perwacy DIY Dr. Charles Kurniawan bahwa saat hari Peh Cun posisi matahari pada titik kulminasi (titik puncak) dekat dengan bumi sehingga ada pengaruh terhadap gravitasi matahari hingga ke Bumi. Dengan demikian terasa bagai mahnet yang kuat, sedang bumi dan bulan terletak pada satu garis.
Masih kata Dia, telur telur yang bisa berdiri itu mengandung arti bahwa untuk di masa-masa depan di yakini sesorang akan mendapat berkah yang melimpah, demikian para penganut menyakni, bahkan benar atas Rahmatnya, serta atas keyakinan yang dalam berdoa, ternyata usaha yang di kelola secara benar kenyataannya lebih berkembang.
Kamipun meyakini Tuhan tidak tidur, artinya Tuhan akan terus selalu melihat, sehingga di akhir hayat manusia , akan di mintai pertangungjawabannya, ketika di dunia menabur dan akan menunai, bagi yang bagus akan gembira dan yang jelek juga akan menerima hukum karma “papar Dr, Charles Kurniawan ahli kecantikan kulit di Jogjakarta.
Dia Specialis menghilangkan kerut dan kantong mata, mancungkan hidung 'ini kata sponsor ayahnya, saat di temui di golden skin care.
MENDIRIKAN TELUR HARI PEHCUN
Telur bisa berdiri di hari pehcun maka anda dapat melakukannya yakni dengan cara, tarik dan simpan nafas perlahan lahan,sabar dan jangan tergesa-gesa atau emosi, kemudian letakan telur tersebut, secara pelan di letakan dalam tempat yang di sediakan.
Nah acara Pehcun seperti ini terus membudaya di hati warga Tionghoa sehingga juga telah menjadi bagian budaya dan informasi kepercayaan leluhur, meski ada ragam kebudayaan teradopsi yang akan berdampak baik apalagi di gelar di lokasi wisata akan di sukai wisatawan.
Kesimpulannya telurnya sama, bedanya telur di pasar yang di beli untuk di makan dan yang telur pehcun untuk pemujaan leluhur, meski pada akhirnya akan di makan juga oleh ahli warisnya yang di yakini telur sudah di berkati oleh leluhur yang di yakininya. (sumber info Kohbing jogja) fiq/nur’

Video Terkait
- Kirab prajurit kraton Surokarto mengawal kuras gentong
- Pak Mentri 1 Ramadan 1437 H Sejak Senin 6/6/2016
- Waspadai Kebangkitan Ajaran PKI
- YAYASAN ISLAM CAHAYA HATI IBNU ABBAS DI GUNUNGKIDUL TIDAK TERTIP ?
- ARTJOG 2016 'MERCUSUAR SENI KARYA MONUMENTAL MELENGKAPI JOGJA NATIONAL MUSEUM





