Peserta Kemah Separohnya Kesurupan 'Apa Kata Pak Guru ?
Kamis, 5 Mei 2016 | 08:23 WIBGunungkidul media PASTVNEWS.COM, Aneh tapi nyata,,,ini kata-kata pertama yang keluar dari seorang wali murid, ketika melihat kejadian bisa dibilang kesurupan massal rabu 4 mei 2016 di Nglipar Gunungkidul.
Kejadian itu ketika pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Nglipar ( SMPN 1 Nglipar) Gunungkidul, dari tanggal 26 -28 April 2016, mengadakan kemah di wilayah Kalingga, Tleseh, Bunder Pathuk, Gunungkidul.
Dari peserta kemah 159 anak, hampir separoh kesurupan semua, hal ini diungkapkan salah satu murid yang ikut kegiatan kemah dan dibenarkan oleh orang tua wali yang kebetulan menjenguk anaknya di perkemahan tersebut.
Lt, orang tua wali dari wilayah kecamatan Nglipar ini kebetulan waktu itu mengetahui kejadian kesurupan masal pada saat menjenguk anaknya menuturkan bahwa, ada banyak keanehan yang terjadi pada saat kesurupan itu.
Dikatakan, ada yang menari-nari seperti main seni jathil, ada yang menjerit-jerit, menangis, ada yang mengaku Kanjeng Ratu Kidul, bahkan ada yang pinter membaca Alqur’an dan lain-lain.
Bahkan ada yang masuk ke kamar mandi selama 2 jam, begitu keluar sudah dandan rapi rambut disasak dan duduk bak seorang ratu yang duduk disinggasana, kata Lt.
“memang aneh tapi nyata, saya juga heran, karena kejadiannya macam-macam, ada yang menjerit-jerit, menangis, ada yang fasih membaca Alqu’an dan ada yang dandan rambut disasak rapi, ada yang mengaku Ratu Kidul, minta ini dan itu,” kata Lt.
Hal itu dibenarkan Bu Nt, orang tua wali dari Pengkol, Nglipar yang kebetulan juga menjenguk anaknya dari jam 19.00 sampai jam 22.00 malam.
Bu Nt, mengatakan bahwa kejadian ini diluar dugaan, karena dilihat dari kesiapan para petugas yang kebingungan menghadapi kesurupan yang begitu banyak dan bermacam-macam ulahnya, sehingga didatangkan orang dari luar untuk membantu menangani kesurupan ini.
“saya melihat banyak orang yang dari luar yang ikut menangani, dilihat dari pakaian dan kopyah putih-putih”, kata Bu Lt. Ketika dikonfirmasi berapa jumlah yang kesurupan Bu Lt hanya menjawab, banyak sekali, pungkasnya.
Yd, salah satu peserta laki-laki kelas 8 yang kebetulan tidak kesurupan menuturkan, kalau yang kesurupan hampir separoh peserta kemah, karena kejadianya siang dan malam, bahkan sampai selesai kemah dan sudah kembali ke sekolahanpun masih banyak yang kesurupan.
“ya, banyak sekali yang kesurupan karena siangpun terjadi kesurupan masal, mungkin hampir separoh peserta kesurupan semua”, kata Yd Hal itu dibenarkan oleh Dn, siswi dari Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, yang kebetulan waktu itu dijenguk oleh kedua orang tuanya. wjn'

Video Terkait
- Peserta Kemah Kesurupan 'Rambutnya Menjadi Gimbal dan Mengeeras ?
- Ribuan Mahassiwa UGM Terbakar di Balairung 'Gara-gara Masalah Kronis dan Tendik





