TNI AL Hancurkan Kapal ilegal fishing “ Duuerr Presiden Joko Widodo Tidak Gertak Sambal
Jumat, 5 Desember 2014 | 18:10 WIBMedia online PASTVNEWS.COM, berita ini menjadi perbincangan rakyat bahkan dunia, pasalnya pemerintah RI tidak hanya ngobral pepesan kosong terkait ilegal fishing, tindakan tegas dan tidak main main, itulah kesan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Ir. Joko widodo dengan memerintahkan menembak kapal pencuri ikan di perairan Indonesia.
Jumat kelabu bagi kapal Vietnam menjadi sejarah ketegasan Republik Indonesia dalam menghalau para kapal asing yang sering melakukan illegal fhising atau pencurian ikan.
Sejarah mencatat keberanian bertindak di wilayah teritorial RI patut menjadi kebanggaan, karena selama ini hanya ada gertak sambal, dimana pedas tapi setelah ada kecap menghilang sehingga RI tidak berwibawa.
Namun tidak demikian dengan Presiden Jokowi, tembak yang tetap tembak sehingga pihak asing menjadi ciut nyalinya.
Penenggelaman atau tindakan kapal kapal penjarah sesuai hukum RI ini, sudah ada landasan hukumnya, sehingga aksi penghancuran kapal asing makin kuat, dan bagi calon pelanggar lainnya bisa menjadi ciut tak bernyali.
Di zaman Presiden RI pertama Ir Sukarno juga berani konfrontasi dengan Malasyia, bahkan juga pernah keluar dari keanggotaan Perserikatan bangsa bangsa di dunia (PBB).
Sejarah mencatat 5 Desember 2014 sesuai intruksi presiden 3 kapal asing di eksekusi oleh tentara mariner Indonesia, (AL) selanjutnya terlihat tiga kapal langsung dueer tersulut api dan perlahan lahan nyungsep ke dasar laut tepatnya di perairan Tarempe anabas Riau Sumatera . “fid/sug/fm

Video Terkait
- Presiden RI ke 6 Sby "Berikan Sinyal Tinggalkan KMP Perintahkan PD Merapat ke KIH "
- Tiga Kapal dari Negara Asing Pencuri ikan Akan di Berhangus Pemerintah RI
- Jamu Indonesia Kalah Bersaing Dengan Jamu Tiongkok ?
- Sejak Kapan Jogja Istimewa ? "Ini ceritanya "di Paparkan Ki Bekel Joyo Supriyanto





