Kembali Ke Index Video


Siluk 1' Rawan Longsor pemuda 'minta ada pemetakan rawan longsor' atau relokasi'' setiap tahun was-was bencana

Jumat, 1 Desember 2017 | 22:59 WIB
Dibaca: 1358
Siluk 1' Rawan Longsor pemuda 'minta ada pemetakan rawan longsor' atau relokasi'' setiap tahun was-was bencana
FAJAR BERIKAN INFO RT 06 RAWAN TANAH LONGSOR

Imogiri-Media online pastvnews.com, bencana tanah longsor menghantui warga Siluk 1 selopamioro Bantul, Kali ini redaksi mengunggah wilayah yang telah longsor di RT 06, dimana Penghuni daerah rawan bencana tanah longsor di RT 06 Siluk 1 ini sebanyak 33 kk sedang Jiwa kisaran 150.

Menurut Mas Fajar pemuda setempat, setiap musim penghujan kami tak bisa tidur lelap bahkan selalu was-was, oleh sebab itu musim hujan lebih baik kami mengungsi, dan sejak 3 tahun terakhir wilayah kami tersebut jika hujan deras warga memutuskan untuk mengungsi agar aman dari bencana tanah longsur, kata fajar 1 Desember 2017 saat  di mintai infonya wartawan pastvnews,com.

 

FAJAR BERSAMA TIM KERJA BAKTI TANGANI LONGSORAN 'TEMPAT KAMI RAWAN LONGSUR BOS, BANTU KAMI

Lebih lanjut Karyawan deler motor ini memberikan kabar, bahwa tebing Godean di Rt 06 sejak 28/11/2017, telah terjadi longsor hebat, sehingga warga Godean RT 06 gotong royong menyingkirkan tanah dan kayu, sayangnya sejak longsor di 4 titik tersebut belum ada pihak luar  dalam  hal ini pemerintah atau swasta belum ada memberikan bantuan fisik serta peralatan, pada hal kami sangat butuh.

Lebih lanjur Fajar merinci, rumah teratas yang juga rawan ada tebing milik bapak Narto, oleh sebab itu setiap penghujan selalu di kosongkan, untuk menghindari bencana.

Dulu daerah kami di atas sana tidak terlalu miring, tetapi kini kemiringannya hampir 90 derajat karena tanah banyak yang longsor setiap tahunnya terutama di setiap musim penghujan.

Kami mohon solusi agar warga di daerah kami aman, artinya misal warga bisa di relokasi atau tebing bhaya longsor diwilayah  yang rawan di petakan kerawananya, dengan demikian kami tidak di hantui rasa was-was saat musim hujan tiba.

Sementara itu 4 titik yang telah longsor di 3 lokasi belum di kerjakan, karena hujan masih turun di kawatirkan, membahayakan.

Meski demikian jelas kami  butuh bantuan, Longsor tahun 2016 sebanyak 4 kali, sementara tanah yang gerak dan pindah berlanjut longsor 1 tempat, Tahun 2017 baru memasuki musim penghujan sudah 4 titik, ’ papar Fajar seraya menunjukan lokasi yang longsor kepada wartawan pastvnews.com.

Semoga info ini dapat menjadi referensi dalam menangani bencana tahun ini dan mungkin di tahun yang akan datang. nur/Tim red




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi