Kereta Api Jurusan Surabaya -Jakarta di Lempari Batu' Pelakumya di Gelandang di Polsus KA
Selasa, 14 Juni 2016 | 05:23 WIBJogja media pastvnews.com, meningkatan kewaspadaan dan terhadap kasus pelemparan terhadap Kereta Api setiap menghadapi bulan Ramadhan,PT KAI akan terus meningkatan kewaspadaan asset milik PT KAI. Hal tersebut diungkapkan, Manajer Humas PT KAI Eko Budianto, saat dijumpai di kantornya belum lama, Dikatakan, pelakunya sebagian besar di kalangan anak-anak yang bermain di sekitar rel KA.
Menurut, Eko PT KAI Daop VI, Yogyakarta atas peristiwa tersebut, pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak tegas terhadap pelaku pelemparan kereta, aksi tersebut sangat membahayakan perjalanan kereta, terutama penumpang maupun masinisnya.
Atas peristiwa tersebut, belum lama ini petugas PT KAI Daop VI, telah melakukan tindakan meningatkan kewaspadaan, hal ini dilakukan guna mncegah peristiwa yang pernah menimpa asisten masinis maupun penumpang kereta.
Dimungkinkan peristiwanya akan terulang lagi. “ Biasanya, pelakunya anak-anak yang bermain di sekitar rel, awalnya sekedar iseng-iseng, namun membahayakan bagi penumpang, mereka melempari saat menunggu buka, atau selepas sahur, tindakan tersebut sangat berbahaya.” kata manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budianto, saat dI jumpai awak media Belum lama ini.
Pihak Daop VI Yogyakarta telah menangkap aksi pelemparan batu terhadap kereta api Bengawan yang tengah melintas di Rewulu,tiga pelaku dalam sekejap telah ditangkap, dari operasi tiga pelaku utama ditangkap, setelah terlebih dulu petugas PT KAI melakukan koordinasi dengan stasiun.
Ketiga pelaku tersebut tercatat sebagai siswa SMP. Atas perlakuan tersebut, ketiga siswa SMP tersebut digelandang di pos satpam polsus KA untuk diberi pembinaan. “Karena pelakunya di bawah umur, hanya diberi pembinaan dengan melibatkan orangtua siswa, hanya orang tuanya dipanggil dan anaknya diberi pembinaan di hadapan orangtuanya, jika pelakunya orang dewasa maka dikenakan pidana “ ungkap Eko.
Atas kejadian tersebut PT KA akan terus melakukan patroli dan sebagaimana dituturkan, Eko begitu diketahui ada pelemparan, masinis stasiun Rewulu, langsung melapor dan berkoordiniasi dengan satpam dan langsung bertindak pelaku pelempar kereta segera ditangkap.
Kami tidak mau kasus terulang lagi, beberapa tahun pernah terjadi pada Oktober 2015, asisten kereta Progo, Danang R kena lemparan batu hingga melukai pelipis mata, sampai saat ini mata korban buta untuk selamanya. Isan Riyanto

Video Terkait
- Renovasi Situs Warungboto 'Istana Pesanggrahan Sultan Hamengku Buwono II Di Kebut
- PAMEN DI JAJARAN POLDA DIY DIMUTASI
- PERINGATAN HARI KELAHIRAN PANCASILA DIPERINGATI SEBAGAI FALSAFAH DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA
- LAZNAS IZI BUKA PERWAKILAN DI DIY, MEMBERI KEMUDAHAN MELAHIRKAN KEMANDIRIAN
- Sosialisasi RUU Sumber Daya Nasional Pertahanan Negara 'Langkah Antisipasi Cepatnya Dinamika Global




