Kembali Ke Index Video


Kereta Api Jurusan Surabaya -Jakarta di Lempari Batu' Pelakumya di Gelandang di Polsus KA

Selasa, 14 Juni 2016 | 05:23 WIB
Dibaca: 1382
Kereta Api Jurusan Surabaya -Jakarta di Lempari Batu' Pelakumya di Gelandang di Polsus KA
HUMAS PT KAI DAOP VI 'EKO BUDIANTO BERIKAN TANGGAPAN SOAL PELEMPAR BATU KERETA API

Jogja media pastvnews.com, meningkatan kewaspadaan dan terhadap kasus pelemparan terhadap Kereta  Api setiap menghadapi bulan Ramadhan,PT KAI akan terus meningkatan kewaspadaan asset milik PT KAI. Hal tersebut  diungkapkan, Manajer  Humas  PT KAI  Eko Budianto, saat dijumpai di   kantornya  belum lama, Dikatakan,  pelakunya  sebagian besar  di kalangan anak-anak yang bermain di sekitar  rel KA.

Menurut, Eko PT KAI  Daop VI, Yogyakarta atas peristiwa tersebut, pihaknya  tidak  segan-segan  untuk  bertindak  tegas  terhadap pelaku pelemparan kereta, aksi tersebut  sangat membahayakan  perjalanan  kereta, terutama penumpang maupun masinisnya.

Atas peristiwa tersebut, belum lama ini petugas PT KAI  Daop  VI, telah melakukan tindakan  meningatkan kewaspadaan, hal ini dilakukan guna mncegah  peristiwa yang pernah menimpa  asisten masinis  maupun penumpang kereta.

Dimungkinkan  peristiwanya  akan terulang lagi. “ Biasanya, pelakunya anak-anak  yang bermain  di sekitar   rel,  awalnya sekedar iseng-iseng, namun membahayakan  bagi penumpang, mereka melempari  saat menunggu buka, atau selepas   sahur, tindakan tersebut  sangat berbahaya.” kata manajer  Humas  PT KAI  Daop VI Yogyakarta, Eko Budianto, saat dI jumpai awak media Belum lama  ini.

Pihak Daop  VI Yogyakarta telah  menangkap aksi pelemparan  batu terhadap kereta api Bengawan yang tengah melintas di Rewulu,tiga pelaku dalam sekejap  telah ditangkap, dari  operasi tiga pelaku utama ditangkap, setelah terlebih dulu  petugas PT KAI melakukan koordinasi dengan stasiun.

Ketiga  pelaku tersebut  tercatat  sebagai  siswa SMP. Atas perlakuan tersebut,  ketiga   siswa SMP tersebut digelandang  di pos satpam polsus KA untuk   diberi pembinaan. “Karena pelakunya di bawah umur,  hanya diberi  pembinaan dengan melibatkan orangtua siswa, hanya  orang tuanya dipanggil dan  anaknya diberi pembinaan di hadapan orangtuanya,  jika pelakunya orang dewasa maka  dikenakan pidana “ ungkap  Eko.

Atas  kejadian tersebut PT KA akan  terus melakukan patroli  dan  sebagaimana dituturkan,  Eko  begitu diketahui ada  pelemparan,  masinis stasiun  Rewulu, langsung  melapor dan  berkoordiniasi dengan  satpam dan langsung  bertindak pelaku pelempar kereta  segera ditangkap.

Kami tidak  mau kasus terulang lagi, beberapa tahun  pernah terjadi pada  Oktober  2015, asisten  kereta  Progo,  Danang  R kena lemparan batu  hingga melukai  pelipis mata, sampai  saat ini mata korban buta untuk selamanya. Isan Riyanto




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi