Kembali Ke Index Video


2 hari sebelum pilurdes desa wukirsari kertas suara bocor ke facebook dan masyarakat umum ?

Jumat, 21 Oktober 2016 | 09:40 WIB
Dibaca: 2062
2 hari sebelum pilurdes desa wukirsari kertas suara bocor ke facebook dan masyarakat umum ?
FOTO DOKUMENT DUGAAN KERTAS SUARA SEBELUM PILURDES WUKIRSARI KE FACE BOOK

Bantul media pastvnews.com, lintas kasus hasil pilurdes di 22 Desa di Bantul 2016 kaya apa sebelum pelaksanaan maka hasilnya masih nol, dan jelas karena pemilih belum tahu atau belum melakukan pencoblosan apalagi tahu soal kertas suara.

Kasus dugaan beredarnya foto dokumen kertas suara yang berisi gambar gambar calon lurah desa wukirsari pilurdes sebelum pemilihan sepertinya telah terjadi di Desa Wukirsari Imogiri Bantul sehingga sebelum pelaksanaan pilurdes telah ternoda dengan tidak adanya jurdil yang kemungkinan oknum oknum panitia melakukan tidak sebagaimana mestinya.

Jumat 21 oktober 2016 pukul 09 20. wib  di salah satu akun facebook terpampang foto kertas suara pilurdes wukirsari yang terdapat 5 calon kades dan bocor ke permukaan umum sebelum pilurdes.

SPANDUK PILURDES WUKIRSARI YANG BUKAN KERTAS SUARA

Dari hasil olah TKP para awak media dan ketidak beresan tersebut menjadi bahan pergunjingan ternyata dalam akun facebook milik siwo TKL akun tersebut dugaan sangat kuat sengaja menampilkan gambar kertas suara sebelum pilkades, PADAHAL INI TERMASUK DOKUMEN NEGARA yang tidak sembarangan orang tahu sebelum pelaksanaan pilurdes.

Dalam akun fbnya merujuk dan menggiring salah satu calon yang berbunyi status sedikit bicara banyak bekerja, nah dengan demikian tentu ini bisa di tebak atau di ketahui bahwa selogan tersebut milik calon Bayu yang di indikasikan sejumlah warga dan pengamat melakukan kecurangan pra pilkades.

Di sisi lain sejumlah sumber dan pengamatan di balai desa menyebutkan bahwa kertas suara yang biasanya menjadi rahasia panitia dan panitia tingkat kabupaten justru di gelar untuk di cek secara terbuka, nah ini menjadi santapan pemberitaan yang cukup menghebohkan.

Perlu di ketahui spanduk yang beredar sebagai salah satu bahan kampanye adalah hampir semirif dengan muatan di fb milik siwo tkl, bedanya jika sepanduk tak ada embel embel pantia, namun di fb yang di uploud justru terdapat panitia pilurdes desa wukirsari. artinya kemungkinan ini sebagai pengarahan secara khusus .

Jika ini memang benar maka ini sangat mengabaikan asaz jurdil bahkan bisa menghambat demokrasi di lain pihak yang menyuruh atau melakukan bisa saja berurusan dengan hukum yang berujung  bisa di batalkan bagi calon yang melanggar apalagi pendukung serta calon lain melakukan protes adanya kecurangan.

Sementara itu di kawasan pucung juga beredar kabar bahwa pagi hari sebelum pemilihan akan ada rencana pengkondisian warga agar sebelum ke tps calon pemilih akan di berikan sesuatu atau makan di tempat kader yang pro dengan salah satu calon.

kabar di sejumlah kawasan TPS, di Dengkeng, karangasem, serta Rt 05 jatirejo atau bulu sangat meresahkan, isu yang beredar akan ada serangan fajar yang kemungkinan akan di lakukan bagi calon yang akan menggunakan taktik politik uang.

Tentu calon calon yang sepakat tak mau dengan politik uang seperti halnya Wahyudi menjadi sasaran tembak, Dari hasil dan informasi di 16 padukuhan yang di dapat para awak media cetak dan elektronik warga sepakat untuk melakukan perubahan hulu hingga hilir.

Sehingga pilkades tahun 2016 ini memang sangat rawan dan menjadi perhatian serius bagi para pihak guna meraih tata laksana yang baik sesuai juklak negara yang berguna untuk  mencari kades yang bersih sesuai idaman warga dan para pemilih di suatu daerah.

'ini memang kemauan warga wukirsari papar sejumlah okoh masyarakat di pucung, nonosari 1 dan 2 serta singosaren namun enggan di sebut dalam pemberitaan.

Wukirsari membutuhkan pemimpin yang jujur amanah, bersih dari bebas dari intrik intrik korupsi yang akan merugikan banyak pihak.

Dengan beredarnya kasus foto kertas suara dan jebolnya ke umum pra pilurdes maka ada kemungkinan siasat buruk dari salah satu calon memang di lancarkan. 'tentunya lebih baik jujur adil rahasia ' menjadi kesepakatan negara dalam suatu pemilihan 'tim liputan.

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi