DI SLEMAN KASUS DEMAM BEDARAH MASIH TINGGI
Sabtu, 23 Juli 2016 | 16:46 WIBDibaca: 1986
RENDAHNYA tingkat kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan menjadi salah satu penyebab naiknya jumlah penderita demam berdarah dengue (BDB).Di samping factor cuaca, musim kemarau basah yang kadang saja turun hujan menjadi dampak naiknya jumlah penderita demam berdarah .Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sleman Mafilindati Nuraini.
Tiga wilayah yang masih rentan berkembang biaknya nyamuk Aedes Aigipty yakni kecamatan Depok, Gamping dan Mlati. “ Karena masih seringnya turun hujan di musim kemarau, kami terus melakukan monitoring kasus demam berdarah dengue.
“ ujarnya. Ia menghimbau agar masyarakat meningkatkan kepedulian di lingkungan sekitarnya, terhadap potensi tempt berkembang biaknya nyamuk Aedes Aigypti.Kepedulian tersebut lebih diutamakan terutama tempat pemukiman yang padat penduduknya, terutama di Kecamatan Depok, Mlati dan Gamping
Sementara itu, kasus demam berdarah juga membawa korban di Komplek Perumnas yang padat penduduknya, 1 orang dinyatakan meningal dunia, satu orang berstatus mahasiswa dibawa pulang oleh orang tuanya ke Jawa Timur.
Untuk mencegah kasus demam berdarah yang disebabkan nyamuk mematikan tersebut, segera melapor kejadian ke pihak Puskesamas segara meneruskan laporan ke Dinas Kesehatan Sleman, sehingga dalam waktu relatif singkat dilakukan penyemprotan (foging). san/njar

Video Terkait
- Apa Isi Sabdotomo Gubernur DIY di HUT Bantul ke 185 Tahun 2016 ?
- Petugas Keamanan Kawal Ketat Tes Pengisian 5 Perangkat Desa Watu Gajah
- Tentang Ibnu Abbas, DPRD Gunungkidul Ikut Bicara
- Syawalan dan Pentas Seni Padukuhan Gagan Meriah ' Reog Nawangsih Ngorbit
Tidak Ada Komentar
Tinggalkan Komentar
*) Wajib Diisi




