Warga dan Dukuh Tawikan Wonolagi Playen Kecewa Proyek Jembatan Gantung Sudah 4 Bulan Mangkrak
Rabu, 10 April 2019 | 10:20 WIBGunungkidul-media pastvnewscom, warta daerah Dukuh Wonolagi Ngleri Playen kecewa pasalnya pembangunan jembatan gantung yang di bangun sejak Oktober 2018 sampai tanggal 10 april jelang pilpres 2019 atau hampir 4 bulan proyek jembatan gantung terus mangkrak padahal biaya sesuai papan nama saat itu kisaran 4 milyar rupiah.
Kepada media ini Tawikan, menjelaskan, pembangunan ini agenda yang di terima warga dalam sosialisasi pra proyek akan selesai akhir Desember 2018, sehingga kami gembira karena akan bisa terakses dengan wilayah lain.

Tentu kami dan warga kecewa karena hingga 10 April 2019 jelang Pilpres tidak kunjung di selesaikan oleh penanggung jawab atau dari pihak -pihak yang memiliki komitment dalam proyek.
Yang parah dalam sosialisasi dahulu akibat pembangunan itu kata Tawikan, warga dusun di harap sabar karena jalan jalan kampungnya rusak - rusak akan di perbaiki.
Nyatanya tak ada perbaikan sesuai yang di janjikan oleh kontraktor hingga menjelang para kontraktor pergi dan meninggalkan proyek mangkrak di tingalkan begitu saja. Alat berat di angkut di minggu terakhir bulan desember 2018, lanjut Dukuh.
Warga kami kerja bakti dan urunan dengan uang sendiri-sendiri dalam memperbaiki cor jalan dusun akibat proyek jembatan gantung yang nasibnya ngenes terang Tawikan tersebut.
Harapan kami jembatan ini bisa di lanjutkan untuk menyambungkan akses ke desa Pengkok, Patuk, Bantul dan Wonosari.
Sementara warga kami yang jumlahnya sebanyak 200 jiwa lebih terisolir, akibat jalan kesapu ba njir november 2017, saat hari sekolah dan terjadi banjir maka anak -anak tak bisa nyeberang untuk proses belajar,
Tentu dulu saat ada kegiatan peletakan batu pertama memang terlihat bernuansa politis, Mangkrak sangat mengecewakan kata Tawikan yang menjabat Dukuh sudah 16 tahun tersebut Rabu 10/4/2019
Harapan dan kabar dari pemerintah rencana pembangunan jembatan permanen yang telah di sampaikan ke umum pada waktu itu tahun ini 2019 segera terwujud, 'jangankan jembatan permanen yang gantung aja tak ada kabar ' kata Tawikan mengakhri perbincangan dengan media.

JEMBATAN GANTUNG BELUM TERBUKTI TAPI MALAH MANGKRAK
Proyek ini terpantau memang tak kunjung di rampungkan padahal kata Martono kepala proyek di bulan Oktober 2018 kepada media ini, mengatakan akhir ' tahun 2018 selesai dan bisa di lalui meski hanya untuk roda 2 dan tiga.
Hingga terbitnya warta ini pihak yang berwenang belum bisa di kontak oleh media dan faktanya warga setempat memang kecewa, meski juga menaruh harapan besar agar jembatan gantung bisa berfungsi terlebih dahulu sehingga membuka blokade selama lebih dari 18 bulan
Hasil investigasi kata Dukuh, di dapat bahwa proyek di akhir Desember 2018 telah di tinggalkan begitu saja, kemudian besi - besi tulang beton tak di cor, sedang begesting juga mulai rapuh.
di karenakan di hujani air dari langit selama 4 bulan sehingga akan berakibat menurun sebagian kualitas bahannya seperti kayu, begesting yang telah di pasang.
kelak jika di bangun lagi tentu material yang ada dan ada yang tidak layak harus bisa di ganti karena sebagian terlihat seperti itu. tim/nur/to'





