Kembali Ke Index Video


Tips Jitu Mengatasi Kekeringan "Karangtaruna Desa Ngoro-oro Gelar Sarasehan

Senin, 2 November 2015 | 07:09 WIB
Dibaca: 2189
KADES NGORO-ORO, CAMAT PATUK DAN DEWAN AIR (SDA DIY)

Patuk-media pastvnews.com, kekeringan menjadi momok semua orang sehingga kekeringan yang melanda di musim kemarau di cari solusinya agar tandus air bisa di atasi.

Seperti halnya pemuda pemudi tergabung dalam organisasi karang taruna Desa Ngoro-oro kecamatan Patuk Gunungkidul minggu 1 November 2015 menggelar sarasehan tentang sumber daya air yang di pusatkan di Padukuhan senggotan.

Aktivis LSM Aris Sustiyono  menjabarkan untuk  mengatasi air maka mutlak kita harus menanam pohon agar dapat mengatasi  air di masa yang akan datang. Saat masa daun  pohon  berguguran ke tanah maka akan menjadi humus, sehingga air hujan yang ada tidak langsung menghilang di sungai atau selokan tetapi justru mampu terserap oleh humus tersebut dan pohon pun menjadi penampungnya.

Saya mengaprsiasikan warga dan pemuda desa Ngoro-oro yang peduli kekeringan dengan cara mencari solusi lewat sarasehan.

Aris Sustiyono memperjelas, untuk meningkatkan debit sumber air kiranya kedepan warga ada upaya menanam pohon karena pohon mampu memberikan jawaban tentang air   di masa yang akan datang,  sehingga slogan airku tabunganku sangat pantas di cermati dan di tindak lanjuti “papar Aris seraya memuji dusun senggotan, karena  daerah lain kering senggotan sungainya justru tetap mengalir, apalagi masih bisa untuk memancing adalah hal yang sangat membanggakan.

Kesi perencanaan SDA Dinas PUP ESDM DIY, Tito Asung  Kumnoro Wicaksono ST.M.En Juga mendorong pemuda setempat agar kegiatan untuk mengtasi air bisa berlanjut, sehingga bisa menjadi contoh wilayah yang lain yang daerahnya lebih kering dari Senggotan.

Terpisah Muhammad Apriyanto salah satu penggagas acara ketika di konfirmasi sejumla awak media “mengatakan kami harus dengan sepenuh hati terkait keberadaan organisasi karang taruna persada di desa ngoro-oro.

oleh karenya agar pemuda dan karang taruna bisa berkiparah maka kami membidik agar sungai atau air yang ada bisa tetap ada airnya. Kami berupaya agar pemuda menjadi pelopor untuk kegiatan semacam ini ‘pungkas Apri menutup perbincangannya dengan awak media” Pur/fiq




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi