Kembali Ke Index Video


SEGERA DIRESMIKAN PRESIDEN PROYEK SPAM DI KABUPATEN KULONPROGO DIKEBUT PENGERJAAN

Rabu, 16 Desember 2015 | 23:56 WIB
Dibaca: 1621
SEGERA  DIRESMIKAN  PRESIDEN PROYEK  SPAM DI KABUPATEN  KULONPROGO DIKEBUT PENGERJAAN
SPAM DI KEBUT AGAR CEPAT RAMPUNG

Media pastvnews.com, agenda  Pemerintah  melalui  Kementerian  PUPR  dalam  pembangunan berbasis  pengembangan  wilayah,  terutama  wilayah  pengembangan   strategis dalam tahun 2015 -2019.

Selanjutnya merencanakan akan membangun infrastruktur  permukiman  terutama  pemenuhan  100  persen  akses  minum  dan sanitasi  dan menghapus  permukman kumuh, salah satu   program  pembangunan Optimalisasi  SPAM yang    dibangun  di wilayah Kabupaten Kulonprogo sudah  hampir  mendekati penyempurnaan.

Meski demikian masih   ada  beberapa yang belum  selesai. Sesuai dengan  jadwal penyelesaian yang dikerjakan beberapa pemenang tender sudah hampir mendekati penyelesaian. “Kurang lebih hampir  99 persen sudah selesai dan tinggal  finishing,”  ungkap Lukman  saat dijumpai belum lama ini.

Sementara itu,  sebagai penyedia  pekerjaan   konstruksi dalam penyedia sarana   Air Minum  dan Sanitasi di  Daerah  Istimewa Yogyakarta.

Untuk pekerjaan   PPK  Penyedia  Ari  Bersih (PAB) pekerjaan  pembangunan SPAM   di Bantar,Kulonprogo yang  dikerjakan   oleh  CV  Karya Utama  telah selesai hampir  99 persen. 

Sedangkan  untuk pekerjaan   Air Minum dan  Sanitasi  di Daerah Istimewa Yogyakarta,  dipimpin Dibyo Saputra, ST,  M.Sc dengan  Pejabat  Pembuat  Komitmen  (PPK) Arif  yang  dinyatakan PT Adi  Karya sebagai  pemenang tender  sampai saat ini waktu pengerjaan belum terselesaikan. 

Menurutnya, pemenuhan  pembangunan sudah sesuai jadwal  yang ditentukan oleh pemerintah.  Bahkan  dari pengamatan selama ini  jadwal dari pemerintah yang ditentukan sudah selesai sebelum  jatuh tempo habis .

Justru   jadwal pemerintah yang diberikan kepada kami   sudah  selesai, sebelum masa tendernya habis, sudah dapat dipastikan 99 persen  selesai “ katanya. Waktu pengerjaan sudah memenuhi standar  yang dipersyaratkan oleh pemerintah.  Meski diakui  dalam pengerjaan ada kendalanya,  namun demikian   kesemuanya bisa diselesaikan tepat waktu.

 Menurutnya,   ada  yang belum   dan tinggal menunggu dari pihak  Dirjen Cipta Karya selaku unit  kerja.(isr/dn)  


Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi