MUSEGA PROF.DR SARWIDI , WISATA EDUKASI KEGEMPAAN
Senin, 5 September 2016 | 09:53 WIBSLEMAN MEDIA PASTVNEWS, MASIH ingat gempa yang meluluh lantakkan, DIY tahun 2006, yang membawa korban lebih dari ribuan jiwa, dan beberapa bangunan milik penduduk hancur. Berangkat dari rasa prihatin dan peduli banyaknya korban jiwa, Prof Sarwidi yang juga dikenal sebagai pakar kegempaan UII itu mendirikan Museum.
Pendirian museum Sarwidi bukan tanpa alasan, karena rasa peduli, dan memberi nilai edukasi terhadap masyarakat.Namun, bagaimana menciptakan museum agar mempunyai nilai edukatif.”
Di museum ini kami dapat menerima kunjungan dari siapapun yang peduli terhadap kegempaan, anak-anak,pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum,bagi pengunjung rombongan dapat mengajukan surat dua hari sebelumnya kami siap menerima kunjungan. ” ungkap Pitasari W, staf Museum Gempa Prof.DR. Sarwidi.
Berkunjung di Musega juga diperkenalkan, miniatur rumah tahan gempa,bahkan musega sendiri dibangun sebagaia bangunan rumah tahan gempa.Musuem ini sudah hampir memasuki usia tujuh tahun, jumlah pengunjungnya meningkat, sebagian besar datang dari berbagai srata msyarakat. Tercatat hingga akhir November 2015 jumlah pengunjungnya 2.800 orang.Untuk mengetahui lebih jauh museum pengunjung dapat menikmati suguhan pemutaran film dan penjelasan singkat tentang Musega Sarwidi. Simulasi darurat kegempaan/kebencanaan, display museum, dan permainan rekayasa kegempaan termasuk gerbaga (gerbang goncangan), dan stimutaga , sosialisas /softbond PRB( PAUD-SD,SMP/SMA /MA/PT, Umum, Pelatihan Bangunan rumah rakyat tahan gempa(BARRATAGA) dan Rumah instan sederhana(Rishana), Merapi lava tour dan Watu Kemloso Merapi).Dijelaskan, Musega 1 menurut rencana akan dibangun di atas tanah seluas 1000 m2, terletak di jalan Giri Kondang Kaliurang Barat,Hargobinangun, Pakem, Sleman.Bangunan utama 3 inovasi bentuk bola dengan kerangka baja ringan bentuk bentuk segi enam, Masing-masing banguanan seluas 75 m2 terdiri ruang display/pameran,pengajaran /peragaan dan pemutaran film. Isan Riyanto





