Kembali Ke Index Video


Berawal Dari 2 Bungkus Rokok Pengisian Perangkat Desa Serut Gedangsari Terkuak “Jadi Bahan Perbincangan Warga

Jumat, 5 April 2019 | 11:27 WIB
Dibaca: 1711
Berawal  Dari 2 Bungkus Rokok Pengisian Perangkat Desa Serut Gedangsari Terkuak “Jadi Bahan Perbincangan Warga
KANTOR PERANGKAT DESA AN KADES SERUT GEDANGSARI GUNUNGKIDUL

Gunungkidul-media pastvnews.com, warta daerah, Desa Serut Gedangsari memiliki 7 padukuhan , Dawung, Kayoman, Wangon, Rejosari,Nglengkong, Karang padang,dan Serut. Pada tanggal 21 Maret 2019 yang lalu Pemerintah desa baru aja melantik Ardiyansyah  sebagai Dukuh Serut yang mengalahkan rivalnya Edi dalam ujian tertulis.

Lolosnya terlantik karena nilainya memang bagus kata salah satu sumber yang akurat, sehingga proses menggantikan dukuh Sunarto yang di berhentikan oleh Pemdes karena suatu sebab telah terlaksana.

Yang menarik sebelum dan pasca terpilihnya perangkat baru justru di kalangan sebagian warga Desa Serut telah beredar kabar yang tak sedap karena lolosnya dalam penjaringan pra Ujian, Si calon dugaan kena isu tak sedap ada deal deal tertentu.

Saking santernya maka kabar ini cukup ramai menggema di kalangan masyarakat  Serut sehingga tim investigsi pastvnews.com, mencoba menggali informasi pra ujian tersebut hingga pasca ujian terkait pengisian lowongan dukuh. 

Menurut  isu yang beredar dan berhasil di himpun media isunya hampir tersebar di  seluruh desa Serut.

Meski kabar masih sulit di buktikan tetapi isunya kian santer hingga hari Jumat 5 April 2019 berhembus kabar dugaan pengisian jabatan pakai pelicin hingga puluhan juta, isu yang lain juga muncul setelah ujian dan lolos nilainya akan bertambah.

 

BEROJOL BERAWAL DARI 2 BUNGKUS ROKOK

Hasil penelusuran tim media terutama di Padukuhan Serut sejumlah warga dan tokoh mengatakan memang, terbongkarnya isu pelicin tersebut bermula dari, 1 orang laki laki yang lewat di depan salah satu kemungkinan dari rumah keluarga terlantik  yang mendapat 2 bungkus rokok.

Kabar yang beredar maksud pemberian rokok si penerima rokok tidak faham, bahwa obrolan itu kemungkinan rahasia tetapi malah ocehan justru banyak bumbu-bumbu masuk hingga gayeng,

Dugaan Si pemberi kepada orang lewat tersebut kemungkinan saking gembiranya lolos menjadi calon nominasi dan berlanjut gol jadi perangkat desa, maka 1 orang tersebut dugaan ngomong ringan, tapi justru mbrojol terkait pencalonan Dukuh Serut kepada penerima rokok, sehingga melebar kemana mana hingga tercium masyarakat umum dan media sebagai berita paling laris.

 

2 EKOR SAPI DAN ISU MAHAR RP. 150.000.000

Sejumlah sumber terpercaya dari tokoh dan warga setempat namun bisa di abaikan, Dia mengatakan, 2 ekor sapi sementara memang tak ada di kandanganya mungkin terjual atau di gaduhkan, ‘kata sumber tersebut 1 April 2019 saat bincang –bincang dengan awak media.

Kusak - kusuk dugaan tes perangkat desa pakai pelicin membuat media makin tertarik, sehingga tim terbagi dan mencari sumber terpercaya, satu di antaranya ke tempat Bapak Sardi Dukuh Wangon  2 April 2019, Kepada awak media Sardi lantang berbicara.

Saya jamin dalam penjaringan dan pelantikan dukuh Serut tidak ada pelicin seperserpun yang di bagi atau di terima dari terlantik ke panitia

BP.  SARDI DUKUH WANGON,

PENGISIAN JABATAN  DUKUH SERUT APBDESNYA RP.13.000.000 KLIER

Saya termasuk bagian dari panitia penjaringan bahkan panitia tes, saya tahu persis, pengisian dukuh tersebut di APBDes kan Rp.13.000.000 (kisaran tiga belas juta rupiah)  saya kan bendaharanya.

Nah uang tersebut untuk biaya - biaya operasional hingga pelantikan, waktu itu undangan 80 orang, namun karena keluarga Dukuh terlantik mau hadir maka panitia tidak bisa melarang, tetapi kelebihan dari undangan terkait kekurangan biaya seneck misalkan di tanggung mereka sendiri.

Ini adalah kesepakatan oleh terlantik dan keluarganya, mereka menyiapkan ubo rampe senack, mas Paparnya.

TERKUAK TIDAK ADA DEAL -DEAL YANG NEGATIF

Sedang  si calon lolos ujian karena secara faktual nilainya apik, ’dengan penjelasan saya ini maka bisa di bilang terkuak tidak ada deal deal negatif yang menjadi bahan  perbincangan warga. 'kata Sardi.

Jadi sekali, lagi untuk panitia kami di bekali aturan yang menerapkan prosedur tetap (protap) dan ini prosedural tanpa ada embel embel uang pelicin,  lah wong sudah di APBDes kan he oom, lanjutnya.

Jika kalau ada yang main main atau ada oknum dan gayeng seperti ini, ya saya memang betul - betul tidak tahu, dan tidak ada, kan saya bagian dari perangkat  desa dan panitia yang tugasnya ‘jelas tidak boleh pungli’.

Terang  Sardi seraya mengajak wedangan di sore itu terasa ceplas ceplos jujur apa adanya terkait pengisian jabatan dukuh Serut.

SERUT PEMBANGUNANNYA BUTUH AKSI NYATA

Di akhir perbincangan Sardi mengiyakan, bahwa sebagian wilayahnya ada jalan- jalan rusak dan bodol serta lama hingga tahunan tak di berbaiki, Betul dan Iya dan memang butuh aksi nyata dari bapak kades untuk di teruskan ke Pemkab Gunungkidul ’ Pungkas Dukuh yang juga pengusaha toko kelontong tersebut.  

Dalam ketatanegraan RI perangkat dan kepala desa tidak boleh menerima suap atau menyuap apalagi jual beli jabatan,  menurut UU RI No 6 tahun 2014 tentang desa, memang tidak di benarkan baik itu pejabat perangkat desa dan kades, karena bisa merugikan diri sendiri bahkan mencoreng lembaga atau nama desa dengan kategori kasus atau penyelewengan.

PERANGKAT DESA DAN KADES DI LARANG MENGUNTUNGKAN PIHAK LAIN

Undang  undang desa nomor 6 tahun 2014, Pasal 28, Kepala Desa dilarang: (a). merugikan kepentingan umum ( b). membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu; (c). menyalahgunakan wewenang, tugas, hak, dan/atau kewajibannya;

Apakah isu kabar kabar beredar seperti halnya di desa Serut ini, juga terjadi di lain desa ? tentu tidak boleh terjadi karena telah di atur seperti dalam undang undang desa, juga di pertegas dalam Perda Gunungkidul baik di larangan Perangkat dan Kades yang tak boleh sembrono.

MASIH SULIT DI BUKTIKAN DAN BUTUH PENGAWASAN YANG RAPET

Dugaan KKN yang kadang membelit dan masih sulit di buktikan seperti ini, tentu kedepan setiap pemerintahan desa wajib hati-hati, berperilaku jujur dengan itikat baik, selain wajib mengimplementasikan di barengi pengawasan oleh semua pihak.

Sebagai catatan Desa Serut Kecamatan Gedangsari ini beberapa tahun yang lalu kadesnya telah berganti dan tahun ini kabar yang beredar rencana tahun 2019 akan ada pilkades.’tim red/editor nr/ym;

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi