KH Duri Ashari Semararng Jelaskan Bedanya Ngaji Dan Pengajian
Rabu, 21 Agustus 2019 | 23:38 WIBBantul -Media online Pastvnews.com - Lintas Syiar Islam - Siraman Rohani - KH Duri Ashari dari Semarang Propinsi Jawa Tengah memberikan pencerahan rahani kepada ribuan masyarakat Pajangan Kabupaten Bantul DIY, di Krebet Sendangsari, Rabu (21/8) malam.
Ceramah ini dalam rangka Pengajian dan Tasyakuran atas Dilantiknya Anton Wahana S.Sos
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bantul Periode 2019/2024. Dalam ceramahnya dengan gaya khasnya yakni "banyolan" lucu namun berisi , Duri Ashari. Misalnya menyampaikan bedanya ngaji dengan pengajian. Ngaji adalah membaca Alquran dengan qoidah tahu maknanya dan diamalkan.
Sedangkan pengajian adalah ceramah oleh penceramah. Namun penceramah juga harus menyampaikan isi Kitab Quran. Apabila tidak dengan dalil ayat Quran namanya bukan pengajian namun cerita.
Dengan gayanya bicara yang khas dn kocak maka KH Duri yang dikenal lucu itu juga melontarkan pertanyaan mengapa anda cinta Nabi Muhamad ? Menurut Duri bahwa kita cinta nabi karena pemberi safaat, menyampaikan syariat untuk keselamatan umat dan menyampaikan isi Alquran.
Dan dalam Alquran apabila difahami dengan sungguh- sunguh maka akan tahu dan cinta Kepada Nabi Muhammad AS.
Maka Alquran itu qodim, tidak ditulis namun bisa dibaca. Maka harus ditancapkan didalam dada (hati/qolbu) dengan sungguh sunguh jelasnya
Contohnya Surat Fatihah ada "pitu" (tujuh) ayat, maka maknanya pitulung (penolong) dan bermakna tujuan agar memperoleh keselamatan dunai akhirat.
Pertolongan adalah hal penting bagi siapapun. Contohnya jadi DPRD juga karena pertolongan orang lain (pemilihnya). Sholat sendiri adalah pertolongan bagi yang menunaikannya.
Ceramah kali ini dengan gaya tersendiri yaitu dengan dua arah yaitu banyak pertanyaan dari penceramah dan pendengar menjawab.Setelah itu penceramah mengupas dan menerangkan. Supardi






