Kembali Ke Index Video


KEMBALI KE JAMAN BATU " BAGIAN 2 " BATU MEMILIKI ENERGI ?

Selasa, 16 Juni 2015 | 15:14 WIB
Dibaca: 1123
KEMBALI  KE  JAMAN  BATU " BAGIAN 2  " BATU MEMILIKI ENERGI  ?
BATU AKIK

Media online PASTVNEWS.COM, marak penghobi batu akik atau batu mulai bisa di bilang masuk kembali pada zaman batu, penggemar batu akik memang beragam mulai dari kaum hawa hinggga kaum laki laki tua muda.

Batu akik ada yang meyakini memiliki keunikan, seperti, Keras, berenergi dan Indah

BERENERGI

Apa ya semua batu akik atau batu mulia berenergi  atau mempunyai energi ? Hampir 99,9% batu akik atau batu mulia mempunyai energi alam, karena dilihat dari proses terbentuknya batu akik atau batu mulia melelui proses geologi. Terbentuknya batu tersebut bisa melalui diperensiasi magma, atau melalui sedimentasi.

Melihat dari beradapan Mesir kuno sudah menyakini bahwa batu cincin atau batu yang digolongkan batu mulia sudah mempunyai nilai spiritual dan manfaat atau khasiat.

Golongan Muqarrabin jamanya Nabi juga mengakui ada batu yang bisa mencegah penyakit campir dan mencegah kefakiran, walaupun disebutkan hadisnya lemah. Memang dari jaman itu batu-batu tersebut sudah kental dengan animisme, benda-benda yang dipercayai dapat mendatangkan keberuntungan atau kesialan.

INDAH

Tampil bergaya dengan cicin mewah sebenarnya sudah sejak jaman dulu kala, dan sejarah membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menggunakan cincin di jari kelingking dengan ikatan perak.

Kanjeng Nabi menggunakan batu cincin dari batu Habasyi ( semacam batu alam pirus)  yang banyak ditemui di Afrika dan Yaman, Beliau menggunakan cincin ada 2 fungsi selain untuk keindahan juga digunakan untuk stempel (HR.Muslim), karena cincinya Nabi ada tulisan “Muhammad Rasulullah”.

Dan menurut sejarah dan berbagai sumber cincin Nabi Muhammad itu diwariskan kepada khulafa Rasyidin yaitu kalifah Abu bakar Ashiddiq, kemudian ke khalifah Umar bin Khattab  dan Khalifah Usman bin Affan.

Islam memberikan batasan – batasan dalam menggunakan cincin, seperti dilarang meyakini adanya kekuatan magis didalamnya dan larangan dengan menggunakan ikatan cincin dengan menggunakan emas (bagi laki-laki).

Ada ulama menyatakan, boleh menggunakan cincin selama batu alam tersebut tidak membuat orang yang memakainya riya dan perlu kehati-hatian, tidak berlebih-lebihan dan bermewah-mewahan dan yang paling penting tidak menimbulkan kemusrikan dengan mempercayai kekuatan di dalam cincin itu.

Tetapi tidak bisa kita pungkiri di Nusantara ini khususnya, banyak pihak yang menyakini bahwa cincin ada yang di anggap mempunyai kekuatan – kekuatan tertentu.

Melihat fenomena ini sebagai orang taat akan ajaranNya maka “yang  tidak kalah pentingya adalah memahami kata ” meyakini, mempercayai, dan menyembah” harus di pisah pisahkan antara ibadah, takhayul, bid'ah, dengan demikian sebelum berbicara tentang musrik dan lain-lain, kiranya perlu kupasan yang jernih agar penghobinya tidak tergelincir “dan semuanya itu Wallohu Alam, tergantung manusianya " “WJN




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi